
KLUNGKUNG – Pemilik Restaurant Pondok Baruna, di Desa Jungutbatu, Nusa Lembongan, I Made Dwi Parwata melaporkan seorang pria berinisial SF (20) sebagai terduga pelaku penggelapan uang perusahaan.
Berbekal laporan tersebut aparat Polsek Nusa Penida yang tergabung dalam Tim Jalak Nusa bergerak cepat, mengejar terduga pelaku sampai ke Bandara Ngurah Rai Denpasar.
Baca juga :3 ̴Rayap” Besi di Nusa Penida Ditangkap, Diduga Curi Material Proyek
Pasalnya, SF yang asal Banten ini hendak kabur meninggalkan Bali menggunakan pesawat, Jumat (10/7/2026).
Kasus ini bermula saat korban, I Made Dwi Parwata, mendapati uang hasil penjualan restoran selama tiga hari terakhir dengan total kerugian mencapai Rp33.464.280, tidak berada di tempat. Setelah dilakukan penelusuran, diketahui uang tersebut sebelumnya dipegang oleh SF karyawan setempat yang kemudian diduga melarikan diri dari wilayah Lembongan.
Menerima laporan pada pukul 16.30 Wita, Tim Jalak Nusa langsung bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi hingga pengumpulan bukti. Berbekal scientific investigation (penyelidikan) hingga akhirnya diketahui keberadaannya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
SF akhirnya berhasil ditangkap oleh aparat di area Gate 5/6.
Dari tangan terduga pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 1 unit iPhone 13 Pro Max dan tiket pesawat tujuan Jakarta, yang diduga dibeli menggunakan uang hasil penggelapan. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Nusa Penida guna menjalani proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H. menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja cepat dan kolaborasi solid antar satuan.
“Begitu laporan diterima, kami langsung bergerak cepat melalui Tim Jalak Nusa. Berkat koordinasi yang baik dengan Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, pelaku berhasil diamankan saat hendak melarikan diri. Ini adalah komitmen kami dalam memberikan rasa aman serta kepastian hukum kepada masyarakat,” tegas Kapolsek.
Kapolsek menambahkan keberhasilan ini kembali menegaskan komitmen Polsek Nusa Penida yang tegas, humanis, dan berintegritas dalam menjaga keamanan wilayah, sekaligus menunjukkan sinergitas kuat antar jajaran kepolisian dalam mengungkap tindak kriminalitas secara cepat dan profesional.
Polsek Nusa Penida juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam pengelolaan keuangan usaha serta segera melaporkan setiap kejadian mencurigakan melalui layanan Polri Call Center 110 atau langsung ke kantor kepolisian terdekat. (*)








