
KUTA – Nasib nahas menimpa dua bocah yang sedang asyik bermain bola di bibir Pantai Kuta, Kabupaten Badung. Keduanya dilaporkan hilang terseret arus laut pada Minggu (7/6/2026) sore, sekitar pukul 18.05 Wita.
Identitas kedua korban diketahui bernama Airlangga Andrianto (13) dan Noval Aditya Saputra (8). Kedua bocah tersebut merupakan warga yang tinggal di Jalan Mataram, Kuta.
Menurut informasi, sesaat sebelum kejadian, kedua korban sedang bermain bola di tepi pantai. Beberapa kali bola yang mereka mainkan terlempar ke laut. Namun malang, saat mencoba mengambil bola tersebut, tubuh keduanya justru dihantam ombak, terseret arus, hingga akhirnya menghilang dari pandangan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), I Nyoman Sidakarya menuturkan, laporan peristiwa tersebut diterima pihaknya sekitar pukul 18.50 Wita dari seorang warga bernama Asad. Merespons laporan tersebut, sebanyak 6 personel langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
Namun sayang, upaya pencarian awal terkendala oleh jarak pandang yang sangat terbatas. Petugas melakukan penyisiran di sepanjang bibir pantai hingga pukul 22.00 WITA dengan hasil yang masih nihil.
Memasuki hari kedua operasi SAR, yakni pada Senin (8/6/2026), tim gabungan kembali bergerak dengan skala yang lebih luas. SRU (Search and Rescue Unit) darat dan SRU laut dikerahkan secara bersamaan. Tim laut menurunkan 1 unit rubber boat, sementara Balawista Kuta turut menyisir perairan menggunakan 1 unit jetski.
“Untuk SRU darat, penyisiran dilakukan ke arah selatan sejauh kurang lebih 1 kilometer. Sedangkan rencana operasi SAR hari kedua oleh SRU laut akan menyisir seputar lokasi kejadian dengan luas area sekitar 3 NM² (Nautical Mile persegi),” sebut Sidakarya sembari mengabarkan bahwa operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya yakni Polsek Kuta, Polairud Polresta Denpasar, Babinpotmar, Balawista Kuta, Banser, BRC, pihak keluarga, serta masyarakat setempat. (adi)








