
KUTSEL — Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) secara resmi telah mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026 pada 25 Mei 2026 lalu. Dari total 19.572 pendaftar yang berminat melanjutkan studi di Universitas Udayana (Unud), hanya 3.768 peserta yang dinyatakan lulus seleksi.
Belasan ribu peminat tersebut merupakan siswa-siswi SMA/SMK/MA/MAK/sederajat dari berbagai provinsi di Indonesia. Mereka bersaing ketat untuk memperebutkan kursi pada 54 program studi (prodi) jenjang S0 dan S1 yang tersedia di Unud.
”Dari jumlah peserta yang dinyatakan lulus seleksi tersebut, terdapat sebanyak 509 orang penerima KIP Kuliah,” sebut Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D.
Pada tahun ini, Unud sebenarnya menyiapkan kuota jalur SNBT minimal 40 persen dari total daya tampung keseluruhan yang mencapai 7.772 orang, atau setara dengan 3.874 kursi. Persaingan pun berlangsung sengit, terutama pada prodi-prodi favorit. Adapun 10 besar prodi dengan tingkat keketatan tertinggi tahun ini meliputi S1 Kedokteran, S1 Farmasi, S1 Kedokteran Gigi, S1 Psikologi, S1 Fisioterapi, S1 Hubungan Internasional, S1 Kedokteran Hewan, S1 Teknik Sipil, S1 Akuntansi, dan S1 Arsitektur.
Namun di sisi lain, tercatat masih ada 106 kursi yang belum terpenuhi dari total kuota yang disediakan. Ratusan sisa kursi tersebut tersebar di 8 prodi, dengan rincian S1 Sastra Jawa Kuno sebanyak 11 kursi, S1 Sastra Bali sebanyak 24 kursi, S1 Fisika sebanyak 42 kursi, S1 Akuakultur sebanyak 1 kursi, S1 Matematika sebanyak 11 kursi, S1 Kimia sebanyak 7 kursi, S1 Manajemen Sumber Daya Perairan sebanyak 3 kursi, dan S1 Peternakan sebanyak 7 kursi.
Menanggapi hasil pengumuman ini, rektor mengimbau para peserta yang lolos untuk segera menyelesaikan proses tahapan berikutnya. ”Silakan melanjutkan dengan melengkapi syarat administrasi untuk registrasi agar resmi menjadi mahasiswa Universitas Udayana. Jangan sampai terlewatkan sehingga kelulusannya dapat dibatalkan,” ujar Rektor.
Setelah proses registrasi selesai dilakukan, lanjut dia, Unud baru akan memperoleh kepastian persentase pemenuhan daya tampung pada masing-masing program studi. Sisa kuota yang belum terpenuhi nantinya akan langsung dialihkan ke jalur Seleksi Mandiri.
“Bagi yang belum lolos melalui jalur SNBT ini, kesempatan masih ada untuk menjadi mahasiswa di Unud melalui jalur penerimaan Mandiri. Ada beberapa skema penerimaan jalur mandiri yang sudah disiapkan, agar para peserta memiliki peluang yang lebih banyak. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui website pmb.unud.ac.id,” tambahnya. (adi)








