
KUTSEL – Pembalap kebanggaan Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, menikmati wisata budaya di kawasan The Nusa Dua, Bali, Sabtu (18/7/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Dalam agenda tersebut, kedua pembalap mengeksplorasi ragam daya tarik dalam kawasan The Nusa Dua. Mereka menikmati kuliner lokal, berkeliling kawasan Bali Collection, melihat produk-produk UMKM, hingga mencoba memainkan alat musik tradisional rindik. Tak hanya itu, Mario dan Veda juga berkesempatan dilukis oleh seniman lokal sebelum melanjutkan kunjungan ke Museum Pasifika dan destinasi wisata alam Water Blow.
“Penting banget. Refreshing biar engga stres dalam balapan,” ucap Mario Aji ketika ditanya pentingnya kondisi mental bagi pembalap profesional.
Vice President Commercial & Relation The Nusa Dua, Made Purnama Damayanti menyampaikan, kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan pengalaman wisata yang komprehensif di kawasan The Nusa Dua. Mulai dari seni, budaya, kuliner, hingga destinasi unggulan.
“Harapannya mereka bisa merasakan relaksasi di kawasan The Nusa Dua sebagai duta olahraga Indonesia, sekaligus mendapatkan pengalaman yang berkesan selama berada di Bali,” ujarnya.
Pengalaman positif para pembalap ini diharapkan dapat memperkuat citra Bali sebagai destinasi sport tourism unggulan, sekaligus memberikan sentimen positif jelang balapan. “Semoga pengalaman ini memberikan kesan yang luar biasa bagi mereka dan berdampak positif untuk mengajak masyarakat hadir menyaksikan MotoGP di Mandalika pada 9–11 Oktober mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Operasi ITDC sekaligus Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka menegaskan, kehadiran Mario Aji dan Veda Pratama menjadi bukti nyata potensi Indonesia di kancah internasional. Indonesia tidak hanya mampu menyelenggarakan ajang balap motor kelas dunia, tetapi juga memiliki talenta yang berdaya saing global.
Menurut Troy, MotoGP Mandalika tahun ini akan menjadi panggung penting bagi para pembalap tanah air untuk menunjukkan kemampuannya. Ia pun mengajak masyarakat untuk memenuhi tribun Sirkuit Mandalika dan memberikan dukungan langsung saat Mario Aji serta Veda Pratama berlaga membawa nama Indonesia.*








