
DENPASAR – Kondektur Bus Perusahaan Umum (Perum) DAMRI berinisial FJ (20) menusuk bokong kekasihnya, PHKN (34) di rumah kos, Jalan Pulau Seribu, Denpasar Barat, Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 07.30 Wita.
Setelah melakukan penganiayaan, FJ naik Bus DAMRI hendak menuju Pulau Jawa. Polisi yang menerima informasi menghentikan bus tersebut di depan Pasar Umum Gilimanuk, Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 12.00 Wita.
“Penangkapan pelaku dilakukan setelah anggota Polsek Denpasar Barat menerima laporan dari korban kemudian berkoordinasi dengan Polsek KP3 Gilimanuk,”ujar Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi, Senin (10/11).
Sukadi membeberkan, penusukan dipicu masalah sepele. FJ marah hingga melakukan pemukulan lantaran korban menolak diajak berangkat kerja bareng. Wanita itu berusaha kabur, tetapi dipegang oleh pelaku.
“Sambil memegang korban, pelaku mengambil pecahan kaca di atas tembok rumah kos dipakai menusuk bokong korban tiga kali,”ungkap Sukadi.
Korban dalam kondisi berdarah justru ditinggal mandi oleh pelaku. Keluar kamar kos, ia tidak mendapati kekasihnya, kemudian ditinggal bekerja.
“Saat pelaku mandi, korban sembunyi di rumah seorang warga kemudian dibawa ke RS Prof. Ngoerah Sanglah. Dugaan adanya motif lain dari kasus penusukan ini masih didalami penyidik,”tegas Sukadi.








