
BADUNG – Raungan sirine mobil pemadam kebakaran memecah keheningan di wilayah Banjar Pengipian, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 03.20 WITA.
Petugas damkar berjibaku memadamkan kobaran api di salah satu gudang kayu. Si jago merah juga melahap mes karyawan dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp5 miliar.
Kebakaran bangunan di lahan seluas 7 are itu terjadi sekitar pukul 03.20. Api pertama kali diduga muncul akibat korsleting listrik ringan pada instalasi lampu dan mesin jointer di bagian atap gudang. Tiha hari sebelumnya, instalasi tersebut diperbaiki karena mengalami gangguan.
Karyawan gudang, Pulum (40) yang pertama kali melihat api berusaha melakukan pemadaman menggunakan air. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Kobaran si jago merah cepat membesar karena terdapat material kayu serta cairan mudah terbakar.
Pulum memanggil karyawan lainnya untuk membantu memadamkan api pada gudang. Setelah berhamburan keluar, mess terdiri dari enam kamar juga ikut terbakar.
Api juga menjalar mengenai tembok pembatas dan tower penampung air di rumah Wayan Tapa (64) dengan kerugian diperkirakan Rp20 juta.
PS Kasubsi Penmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti mengonfirmasi proses pemadaman api mengerahkan 10 mobil damkar.
“Proses pemadaman berakhir pukul 11.00 WITA. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Polsek Kuta Utama memasang police lice untuk kepentingan penyelidikan,”ujar Ayu Inastuti.








