Dua Oknum Polisi Diduga Peras WNA Terancam Ditahan

0
35

DENPASAR – Polda Bali akhirnya buka suara terkait perkembangan dugaan pemerasan dilakukan dua oknum polisi terhadap pengendara motor asal Jepang di Jembrana.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi mengatakan, kedua oknum polisi tersebut akan menjalani sidang kode etik. “Berkas pemeriksaan sudah dilimpahkan Bidang Propam ke Polres Jembrana pekan lalu dan tinggal menunggu sidang dan jadwalnya ditentukan oleh Polres Jembrana,”ujar Kombes Syamsi kepada wartawan, Jumat (4/9/2020).
Apabila dalam putusan sidang kode etik terbukti bersalah, kedua oknum polisi itu dikenakan sanksi penahanan maksimal selama 21 hari. “Jadi, dia disidangkan untuk pelanggaran disiplin. Sanksinya ada sampai penahanan. Hanya lamanya penahanan tergantung hakim sidang nanti,” beber Syamsi.

Disinggung berapa kali kedua oknum polisi itu melakukan aksi pemerasan serupa, Syamsi menegaskan dari hasil pemeriksaan mengaku baru sekali. “Yang baru ketahuan kan baru sekali. Kita gak tau yang lain. Apakah mereka pernah melakukan sebelumnya atau tidak. Tapi dia mengakunya baru kali itu,” tegasnya. (bar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here