
Bupati Karangasem menerima audiensi Investor asal Ceko didampingi Kelian Desa Adat Bugbug, Jro Nyoman Purwa Ngurah Arsana bersama prajuru adat lainnya
KARANGASEM—Bupati Karangasem I Gede Dana, mengundang investor untuk berinvestasi seluas-luasnya di wilayahnya. Penegasan itu disampaikan Bupati saat menerima audiensi investor asal Cekoloswakia yang akan berinvestasi untuk membangun hotel bintang lima di kawasan objek wisata Candidasa, Desa Bugbug, Kamis (30/12/2021).
Kedatangan dua investor asal Ceko, yakni Mr David dan Mr Danil bertemu Bupati, didampingi Kelian Adat Bugbug Jro Nyoman Purwa Ngurah Arsana dan Prajuru Adat lainnya serta Perbekel Desa Bugbug Jro Gede Suteja.
Karangasem, kata Bupti Gede Dana, tidak hanya sekadar mengundang investor untuk berinvestasi di wilayahnya. Juga memberikan kemudahan dan membantu administrasi yang ada termasuk memberikan subsidi biaya perizinannya.
“Kami sangat senang ada investor menanamkan modalnya di Karangasem dalam kondisi pandemi seperti saat ini. Kami akan memberikan kemudahan termasuk perlindungan agar investor yang berinvestasi bisa nyaman,” tegasnya.
Mendukung kemajuan investasi di Karangasem, Bupati mengatakan, berupaya jalan by pass Ida Bagus Mantra bisa tembus hingga ke Candidasa. Menurunya dengan adanya jalan by pass tersebut, investor akan semakin tertarik untuk berinvestasi di Karangasem.
“Konsep ring road Bali yang dibangun Gubernur Wayan Koster lakan lebih memudahkan investor untuk berinvestasi di Karangasem. Tahun depan (2022) jalan by pass baru dibangun sampai Padangbai. Mudah-mudahan di tahun 2023 bisa tembus sampai Candidasa,” katanya.
Mendengar paparan Bupati, Mr David dan Mr Danil sangat senang. Terlebih ada kemudahan dan jaminan perlindungan keamanan yang diberikan pemerintah daerah terhadap investasi yang akan dibangunnya di Desa Adat Bugbug.
“Very good. Saya sangat senang dengan pertemuan singkat ini,” ucap Mr Danil.
Sebelumnya, Kelian Desa Adat Bugbug, Jro Nyoman Purwa Ngurah Arsana, mengaku sangat ditengah situasi pandemi covid-19 ada investor yang mau berinvestasi di Kabupaten Karangasem.
“Kehadiran investor Ceko ini akan menjadi harapan baru pariwisata Karangasem kedepan,” jelasnya.
Purwa Ngurah Arsana, menambahkan, kawasan yang nantinya dimanfaatkan membangun hotel bintang lima dan bertaraf internasional berada di Kawasan Candidasa, tepatnya diwilayah Njung Awit dengan mamanfaatkan lahan seluas dua hektar dari 23 hektar lahan yang dimiliki oleh Desa Adat Bugbug.
“Lahan seluah 2 hektar untuk bangunan hotel nitu di kontrak selama 25 tahun sampai 50 tahun. Sedangkan nilai investasi yang nditanam mencapai Rp 150 miliar,” ungkapnya.
Tahap awal hotel bintang lima yang dibangun investor Ceko itu, akan memiliki 50 unit. Sedangkan pembangunannya sudah mulai dilaksanakan awal Januari 2022. Wilayah untuk dibangun hotel berbintang tersebut sangat bagus, strategis dan dicintai oleh investor. Pasalnya, dilokasi tersebut para wisatawan nantinya bisa sunrise dan sunset.
“Hadirnya investor membangun hotel bintang lima di Bugbug sebagai bukti untuk memajukan dan membangkitkan sektor pariwisata di Karangasem ditengah situasi pandemi yang masih melanda hingga saat ini,” jelasnya. (wat/jon)








