
KLUNGKUNG – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Desa Nyangglan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Kamis (15/1/2026) pagi. Api yang berkobar besar menghanguskan bangunan kandang dan menyebabkan ribuan ayam ternak mati terpanggang. Peristiwa ini mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 05.00 Wita di kandang ayam milik I Wayan Membah (65), seorang pensiunan PNS sekaligus guru. Menurut keterangan pemilik, saat kejadian api sudah membesar dan cepat merambat ke seluruh bagian kandang, sehingga sulit dikendalikan secara mandiri.
Warga sekitar yang melihat kobaran api segera melaporkan kejadian tersebut ke Mako Pemadam Kebakaran Kabupaten Klungkung.
“Personel Damkar Regu 3 langsung dikerahkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 05.30 Wita,” tandas Kasi Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran I Gede Erwan Supriantana bersama Kasat Pol PP dan Pemadam Kebakaran Dewa Putu Suwarbawa.
Petugas pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman dan pendinginan dengan mengerahkan sejumlah armada, di antaranya Unit Ajak Besar berkapasitas 6.000 liter, Unit Tenos 4.000 liter, unit suplai, serta tangki air 6.000 liter. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dikuasai, dan proses pendinginan selesai sekitar pukul 06.30 Wita.
“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan tidak meluas ke bangunan lain. Proses penanganan berjalan lancar,” imbuh Erwan Supriantana.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, ribuan ayam ternak yang berada di dalam kandang tidak sempat diselamatkan dan mati akibat kebakaran. Selain itu, bangunan kandang beserta peralatan pendukungnya hangus terbakar.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan korsleting listrik, aktivitas memasak pakan ayam, atau kebocoran gas. Petugas masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api. (yan)








