
KLUNGKUNG – Maraknya peredaran narkoba di wilayah kepulauan mendorong aparat kepolisian dan instansi terkait memperketat langkah pencegahan. Polsek Nusa Penida bersama BNN Kabupaten Klungkung melaksanakan kegiatan pendataan penduduk pendatang yang dirangkaikan dengan tes urine massal di Desa Adat Kutampi, Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida, Senin (3/11/2025).
Kegiatan ini dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Kutampi Kaler Briptu Putu Aditya Dewa Putra, S.H., dan menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari penduduk non permanen, pemuda, pecalang.
Sebanyak 60 orang mengikuti tes urine, dan hasilnya seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.Turut hadir dalam kegiatan tersebut pihak Badan Kesbangpol Klungkung beserta jajaran, penyuluh narkoba dari BNN Kabupaten Klungkung, Kanit Intelkam Polsek Nusa Penida, Bendesa Kutampi Kaler, serta sejumlah personel kepolisian.
Kapolsek Nusa Penida, AKP I Ketut Kesuma Jaya, S.H., menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata antara pemerintah daerah, BNN, dan kepolisian dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.
“Kami terus mendukung kegiatan pencegahan dan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba di masyarakat. Hasil negatif ini menunjukkan kesadaran masyarakat Kutampi Kaler sudah sangat baik dalam menjaga lingkungannya dari ancaman narkoba,” ujar Kapolsek.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala, terutama di wilayah yang memiliki mobilitas penduduk tinggi seperti Nusa Penida. Pendekatan deteksi dini melalui tes urine dan pendataan penduduk pendatang dinilai efektif untuk menekan potensi peredaran narkotika di tingkat akar rumput.
Selain sebagai langkah pengawasan, kegiatan ini juga menjadi wadah edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat adat. (yan)








