
KLUNGKUNG – Pencarian terhadap Rofinus Gheda Piku (48), yang dilaporkan hilang saat sedang mancing, Sabtu (24/5/2025) di Pantai Parangan Jepang Ceningan, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, belum membuahkan hasil hingga Minggu (25/5/2025).
Tim gabungan dari Polsek Nusa Penida, Sat Pol Air Polres Klungkung, Koramil 04 Nusa Penida, Pos AL Nusa Penida dan Basarnas Nusa Penida, terus melanjutkan pencarian berusaha menemukan Rofinus Gheda Piku.
Kapolsek Nusa Penida AKBP Ida Bagus Putra Sumerta seizin Kapolres AKBP Alfons WP Letsoin, menyampaikan pencarian dilakukan dengan penyisiran di darat, laut, dan sepanjang garis pantai.
“Kami terus berupaya maksimal. Pencarian dilakukan baik di darat maupun di laut. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ujar Kapolsek Nusa Penida AKBP Ida Bagus Putra Sumerta.
Selain tim SAR Gabungan, Kapolsek juga mengajak nelayan dan warga sekitar untuk berpartisipasi dalam pencarian. Meski demikian Kapolsek mengingatkan para nelayan tetap mengutamakan keselamatan.
“Jika ada yang menemukan tanda-tanda keberadaan korban, segera laporkan kepada kami,” ujar Ida Bagus Putra Sumerta.
Menurut perwira melati dua itu, medan yang sulit dan kondisi cuaca menjadi tantangan utama dalam pencarian ini. Meski demikian, tim gabungan berkomitmen untuk menggunakan seluruh sumber daya yang tersedia demi menemukan korban.
Kapolsek Nusa Penida juga memberikan peringatan kepada masyarakat yang sering memancing di area tebing pantai baik di Nusa Penida maupun di Desa Lembongan untuk lebih berhati-hati. Lokasi tersebut dikenal berbahaya karena ombak besar yang bisa datang sewaktu-waktu tanpa peringatan.
“Kami mengingatkan agar selalu berhati-hati, terutama saat memancing di tempat-tempat yang berisiko tinggi,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, operasi Tim SAR gabungan masih terus berupaya keras untuk menemukan keberadaan korban.
Sebelumnya, seorang warga Parangan Jepang, Pulau Ceningan, Nusa Penida dilaporkan hilang dan diduga terjatuh ke laut saat memancing di tebing, Jumat (23/5/2025) malam. Korban bernama Rofinus Gheda Piku (48), terakhir terlihat berangkat memancing sekitar pukul 20.00 Wita menggunakan sepeda motor Honda Vario.
Hingga keesokan paginya, korban tak kunjung kembali ke rumah. Salah seorang saksi yang curiga kemudian mengecek lokasi tempat biasa korban memancing. Di lokasi, ditemukan sepeda motor milik korban, mantel, serta alat pancing yang tertinggal di pinggir tebing.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengungkapkan bahwa laporan kejadian baru diterima pada Sabtu (24/5/2025) pukul 12.10 Wita.
Menindaklanjuti laporan tersebut, sebanyak empat personel Unit Siaga SAR Nusa Penida diterjunkan ke lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).
Namun hingga sortie pertama pencarian dilakukan, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida, Cakra Negara, menyampaikan hari pertama pencarian kondisi cuaca di lokasi cukup bersahabat, meski gelombang laut bisa mencapai tiga meter. (yan)








