
TABANAN – Secara tidak sengaja, jajaran Polsek Selemadeg Timur, Tabanan berhasil mengungkap pencurian sepeda motor dan mengamankan lima motor barang bukti. Pengungkap ini berawal dari aparat Banjar Dukuh Pulu Tengah, Desa Mambang bersama Bhabinkamtibmas melakukan razia penduduk pendatang.
Saat sidak duktang dilakukan Perumahan Karania Graha II Blok C Banjar Dinas Dukuh Pulu Tengah, Desa Mambang, Selemadeg Timur Tabanan, kamis (30/5/2024) sekitar pukul 19.30 Wita. Dengan mendatangi salah satu rumah yang dikontrak oleh duktang asal Probolinggo. Tanpa disangka rumah kontrakan itu dijadikan lokasi tempat menyimpan barang-barang motor curian oleh kedua pelaku Ainul Yakin (23) dan Emat (buron).
“ INi berawal sidak duktang karena di sini katany ada dua penduduk pendatang yang mengontrak rumah,” kata Perbekel Desa Mambang I Made Astra Adnyana didampingi Kawil Dukuhpulu Tengah I Wayan Susila di lokasi, Jumat (31/5/2024).
Saat mendatangai rumah kontrak tersebut, awalnya tidak mencurigakan, namun tiba-tiba kedua pengontrak rumah tersebut berusaha Kabur, Ainul Yakin berhasil diamankan petugas di lokasi . namun emat berhasil kabur dengan melpompati tembok rumah tetangag sebelah.
Menariknya saat kabur dan dikerja warga Emat melakukan aksi pencurian sebuah Scoopy di Banjar Mambang Gede yang terparkir di pinggir jalan. Motor berhasil ditemukan di daerah Desa Bantas. Namun Emat berhasil kabur diduga dengan mencuri motor lain di daerah Bantas.
Sementara itu, di lokasi berhasil diamankan lima sepeda motor, dua di garasi dan tiga motor di dalam rumah yang dimanakan di Polsek selemadeg Timir. Di lokasi juga diamankan barang bukti lainnya. Selain itu petugas juga mengamankan satu tersangka komplotan ini yang kos di daerah Desa Bantas. Ada dugaan komplotan ini berjumlah lima orang.
Diantaranya tiga kendaraan sepeda motor Honda CRF 150 L warna hitam, sepeda Motor Honda Scoopy warna hitam putih dan sepeda Motor Honda Beat warna Silver yang tersimpan didalam rumah. Kemudian dua kendaraan juga tanpa tanpa plat tersimpan yakni sepeda motor Honda Genio warna abu-abu tua dan sepeda Motor Honda Scoopy warna hitam merah tanpa plat. Selain itu menemukan sejumlah kunci motor.
Sementara keterangan dari warga di perumahan tersebut kalau kedua pelaku mengontrak rumah tersebut sejak sebelum lebaran. Mereka memang jarang ke rumah tersebut dan ada yang mengaku buruh bangunan dan kerja dibengkel di wilayah Sanur. Kedua orang tersebut juga bisa ngobrol dengan tetangga. Para tetangga juga tidak ada curiga kalau rumah tersebut dipakai untuk menyimpang barang bukti motor curian.
Kasus ini kini masih dalam penyelidikan petugas gabungan Polsek kediri dan Polres Tabanan. Bahkan Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes dan Kapolsek seltim AKP I Nyoman Artadana sempat mendatangi lokasi, namun belum memberikan keterangan lebih lanjut. (jon)








