
KARANGASEM – Kobaran api melahap lahan kosong di Dusun Karangsari, Desa Sukadana, Kabuopaten Karangasem, Selasa (21/7/2026) sore. Kebakaran tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Babinsa Desa Sukadana, Serma I Wayan Arya, mengatakan laporan kebakaran diterima dari Kepala Wilayah Dusun Karangsari sekitar pukul 17.25 Wita. Saat mendapat informasi, api telah membakar rumput dan ilalang kering yang menutupi lahan kosong sehingga kobaran cepat meluas.
“Vegetasi di lokasi didominasi ilalang dan rumput kering sehingga api dengan mudah merambat,” ujarnya.
Warga setempat berupaya melakukan pemadaman secara swadaya agar api tidak semakin meluas. Berdasarkan laporan yang diterima, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke permukiman penduduk.
Babinsa berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Karangasem. Namun, jarak lokasi yang cukup jauh membuat petugas membutuhkan waktu untuk mencapai titik kebakaran.
Serma I Wayan Arya mengungkapkan, kebakaran lahan hampir selalu terjadi di Desa Sukadana setiap musim kemarau. Kondisi vegetasi yang mengering membuat kawasan tersebut sangat rentan terbakar, terutama apabila ada sumber api.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat musim kemarau seperti sekarang,” katanya.
Kepala Dinas Damkartan Karangasem, Artha Negara, juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Menurutnya, pihaknya telah mengedarkan surat imbauan kepada desa-desa yang rawan kebakaran lahan, terutama di wilayah Kecamatan Kubu, Abang, dan Seraya.
“Daerah-daerah tersebut didominasi lahan kering dengan banyak ilalang yang mudah terbakar. Percikan api sekecil apa pun dapat memicu kebakaran yang cepat meluas,” ujar Artha Negara.
Ia mengajak masyarakat untuk tidak sembarangan membakar sampah atau menyalakan api di lahan terbuka selama musim kemarau guna mencegah terjadinya kebakaran yang lebih besar.








