
DENPASAR – Menjelang pencalegan anggota legislatif pada Pemilu 2024 mendatang, tiba-tiba Ketua DPC Hanura Kota Denpasar Gede Westra mengundurkan diri.
Surat pengunduran dirinya disampaikan ke Sekretariat DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hunara) Provinsi Bali beberapa waktu lalu tertanggal 11 Maret 2023. Alasan pengunduran dirinya karena tidak sanggup lagi untuk menjadi Ketua DPC Hanura Denpasar yang lebih dikarenakan alasan pekerjaan dan keuangan.
Menghindari terjadi kekosongan ditengah-tengah kesibukan parpol menyiapkan daftar calon anggota sementara (DCS) DPRD tingkat kota Denpasar, DPD Hanura Bali langsung menunjuk Ketua Bapilu DPD Hanura Bali Mardiki Supriyadi sebagai Plt. DPC Hanura Kota Denpasar.
Tidak berselang waktu lama, DPD Hanura Denpasar langsung menggelar Musyawarah Cabang Luarbiasa (Muscablub) yang digelar di Sekretatiat DPD Hanura Bali di Denpasar, Selasa (25/4/2023).
Muscablub DPC Kota Denpasar dibuka secara resmi Sekretaris DPD Hanura Bali Gde Wirajaya Wisna didampingi Ketua Bapilu Mardiki Supriyadi dan Didampingi tim Hukum dan Ham IB. Ketut Kiana.
Setelah Muscablub dibuka, Plt Hanura Denpasar Mardiki Supriyadi menjelaskan, Ketua DPC Gede Westra secara resmi telah menyampaikan surat pengunduran diri. Dalam kesempatan tersebut Plt. Mardiki juga menyerahkan surat pengunduran diri Gde Cahya dan Prawoto di depan rapat.
Selaku Plt. DPC Hanura Denpasar, Mardiki menyampaikan organasi tidak bisa berjalan secara maksimal terlebih lagi menjelang pencalegan sehingga perlu diambil langkah cepat guna mengisi kekosongan Ketua DPC yang telah ditingal mundur oleh Gede Westra.
Sebagai Plt. atas perintah pimpinan partai, pihaknya langsung melakukan rapat-rapat bersama kader partai Hanura Kota Denpasar.
“Roda organaisasi tidak berjalan maksimal sehingga perlu diambil langkah cepat untuk menyelamatkan organisasi. Maka PAC Denpasar langsung melakukan rapat yang dipimpin saat itu dan memunculkan kesepakatan untuk menunjuk AA Made Sumanadi sebagai Ketua DPC periode 2020-2025,” jelasnya.
Seiring dengan telah digelar rapat-rapat sebelumnya, pada Muscablub semua Pimpinan Anak Cabang (PAC) secara aklamasi memutuskan dan memilih AA. Made Sumanadi sebagai Ketua DPC Hanura Kota Denpasar guna menggantikan Gede Westra.
Seusai terpilih, Ketua DPC Hanura Denpasar AA.Sumanadi berjanji akan berjuang maksimal di Kota Denpasar sehingga kesuksesan partai Hanura seperti pada Pemilu 2014-2019 kembali bisa merebut 4 kursi.
“Karena ditugaskan oleh partai, kami siap sesuai kemampuan yang ada, kami berharap Hanura Denpasar pada Pemilu 2024 bisa kembali merebut 4 kursi dan bisa membentuk satu fraksi,”janjinya.
Sementara Sekretaris DPD Hanura Provinsi Bali Gde Wirajaya Wisna, menjelaskan, hasil Muscablub telah melahirkan ketua DPC definitif Partai Hanura di Denpasar pasca mundurnya Gede Westra.
Kepada Ketua definitif, Gde Wirajaya Wisna berpesan agar, Ketua DPC segera melakukan konsolidasi partai. Merapatkan barisan dengan melibatkan semua kader dan menyiapkan daftar caleg yang melibatkan para tokoh di masing-masing desa, lurah setiap kecamatan.
“Kami berharap bisa memenuhi target sesuai hasil Rapimda Hanura Bali, bisa merebut 4 kursi sehingga bisa membentuk satu fraksi di DPRD Kota Denpasar,”pintanya. (arn/jon)








