
BULELENG – Secara bertahap namun pasti, 16 pedagang di pinggir Pantai Penimbangan sudah bergeser ke areal Sentra Kuliner Pantai Penimbangan. Bergesernya seluruh pedagang ini, langsung diapresiasi Pemkab Buleleng melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng dengan melakukan pembersihan sekaligus penataan ruas jalan dan sempadan pantai yang sebelumnya digunakan untuk tempat berjualan.
“Kami mengapresiasi kesadaran pedagang untuk pindah secara mandiri ke tempat yang telah disediakan pada areal Pusat Kuliner Pantai Penimbangan dengan melakukan pembersihan dan penataan kawasan,” ungkap Kadispar Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara usai memantau penataan Pantai Penimbangan, Senin (27/2/2023).
Mantan Kadisbud Buleleng ini memaparkan, penataan kawasan diawali dengan pembersihan sisa bangunan lapak pedagang yang terbuat dari beton dan perbaikan ruas jalan.
“Pembersihan bekas lapak pedagang dan perbaikan ruas jalan kami laksanakan bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum, sehingga kawasan Pantai Penimbangan bisa segera nampak bersih dan rapi,” jelasnya.
Program penataan akan dilanjutkan dengan penyiapan pusat kuliner bagi pedagang yang ada di sepanjang Pantai Pemaron, sehingga bisa direlokasi dari pinggir pantai.
“Karena, penataan kawasan Pantai Penimbangan merupakan satu kesatuan. Ada usulan agar pada kawasan ini dibangun monumen yang menceritakan bagaimana Ki Barak Panji Sakti menyelamatkan kapal dagang china, usulan ini masih kita kaji, termasuk melalui FGD,” pungkasnya. (kar,dha)








