
GIANYAR – 159 prajurit yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Satgas Kizi TNI Konga) XXXVII-G/United Nations Multi-Dimensional Intergrated Stabilization Mission in Central in Africa (MINUSCA CAR) kembali dari misi perdamaian di Afrika Tengah.
Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Harfendi menyambut kedatangan prajurit dalam upacara yang digelar di lapangan Mako Yonzipur 18/YKR Gianyar, Rabu (17/11/2021). Upacara diikuti 143 orang personel Yonzipur 18/YKR, 11 orang personel Denkav 4/SP, 2 personel Paldam IX/Udayana, 2 personel Zidam IX/Udayana dan 1 orang personel Denmadam IX/Udayana.
Brigjen TNI Harfendi saat membacakan amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak memberikan apresiasi atas keberhasilan Satgas Kizi TNI Konga dalam mengemban tugas melaksanakan misi pemelihara perdamaian di Afrika Tengah.
“Selaku Pangdam IX/Udayana maupun pribadi, saya mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan tinggi kepada seluruh Prajurit Batalyon Zeni Tempur 18/Yudha Karya Raksaka karena telah berhasil melaksanakan tugas negara menjadi Main Body Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-G MINUSCA CAR,”sebut Kasdam.
Ia berpesan agar pengalaman yang didapat saat penugasan dapat dijadikan sebagai bekal yang berharga sekaligus bahan evaluasi dan introspeksi dalam rangka mengembangkan kemampuan diri dalam pelaksanaan tugas di masa mendatang yang tentunya akan semakin berat sehingga menuntut sikap mental, disiplin, dedikasi, semangat juang yang tinggi dan profesionalisme.
“Segera lakukan konsolidasi dan inventarisasi material terutama senjata,”pintanya.
Sementara, Komandan Yonzipur 18/YKR Letnan Kolonel Czi Parlindungan Simanjuntak selaku Dansatgas Kizi TNI Konga XXXVII-G MINUSCA CAR mengatakan, selama kurang lebih satu tahun melaksanakan misi penjagaan perdamaian dunia, pihaknya bukan saja mengangkat citra satuan dan TNI, tetapi juga citra dan harumnya NKRI di forum internasional.
“Ada suatu slogan yang selalu kami pegang saat di sana, yaitu ‘Nama Negara Diatas Segala-galanya’. Kekurangan maupun kelebihan kami tonjolkan menjadi sebuah kelebihan, sehingga prestasi kami mampu bersejajar bahkan melebihi kontingen dari negara lain. Saya sangat berharap kesempatan yang kami terima ini dapat menjadi pengalaman bagi diri sendiri untuk ditularkan kepada rekan-rekan yang akan menjadi bagian dari Satgas Kizi TNI Konga selanjutnya,” ungkapnya.
Kembalinya para prajurit juga disambut bahagia oleh keluarga terutama istri berserta anak.
“Rasa sedih, kangen dan rindu selama ditinggal bertugas di Afrika kini telah terbayarkan,”ucap seorang istri prajurit.
Selama ditinggal bertugas, saya bersama keluarga selalu berdoa agar para prajurit yang tergabung dalam Kontingen Garuda dapat melaksanakan tugas dengan baik dan aman sehingga bisa pulang kembali dalam keadaan sehat wal’afiat,” katanya. (dum)








