
GIANYAR – Pemerintah Kabupaten Gianyar sedang mempersiapkan pembangunan TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) dengan anggaran Rp 20 miliar bersumber dari APBN.
Hal itu terungkap pada rapat Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gianyar bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar, Rabu 18 Agustus 2021. “Pembuatan TPS3R ini sebagai tindak lanjut dari Kebijakan Gubernur Bali yang akan menutup TPA Suwung karena berada dekat bandara, pertamina, dan perkantoran, yang dinilai berbahaya,” kata Kepala Bappeda Gianyar, Gede Widarma Suharta di sela-sela rapat.
Sebelum menutup TPA Suwung, Pemerintah Provinsi Bali mengucurkan dana dari APBN senilai Rp 100 Miliar. “Pemprov Bali meminta kabupaten yang biasa membuang sampah di TPA Suwung agar mulai membuat pengolahan sampah. Anggarannya dari dana alokasi khusus fisik cadangan dan sanitasi sebesar Rp 100 miliar,” ujarnya.
Besarnya anggaran ke masing-masing daerah berbeda. Gianyar mendapat Rp 20 miliar, Badung Rp 40 miliar, Denpasar Rp 20 miliar, Tabanan Rp 20 miliar. “Setelah kami hitung, di Gianyar harus ada minimal 40 TPS3R,” bebernya.
Di Gianyar sudah ada beberapa TPS3R, tapi pengelolaannya perlu dioptimalkan. “Tahun ini, akan membangun 36 unit TPS3R baru. Satu TPS3R biayanya Rp 600-700 juta dan kalau ditambah alat bisa mencapai Rp 1 miliar. Kami juga berharap adanya bantuan pihak swasta memberikan CSR dalam pembangunan TPS3R ini,” harapnya. (jay)








