
GIANYAR – Hampir setahun tak beroperasi karena pandemi Covid-19, angkutan siswa gratis di Kabupaten Gianyar jalan lagi mulai, Senin 26 April 2021.
Pantaun WARTA BALI, beberapa angkutan belum banyak terisi penumpang. “Mungkin belum banyak yang tahu karena baru mulai hari ini beroperasi lagi,” kata salah seorang sopir, Senin (25/4).
Beberapa orang tua siswa menyambut baik beroperasinya kembali angkutan gratis bagian dari program Gianyar Aman tersebut karena dinilai meringankan beban biaya serta waktu. “Bersyukur sekali angkutannya beroperasi lagi seperti janji Pak Bupati beberapa waktu lalu. Jadi saya bisa fokus kerja,” ungkap Wayan Balik, salah seorang orang tua siswa di Blahbatuh.
Kepala Dinas Perhubungan Gianyar I Wayan Suamba mengatakan, pengoperasian angkutan siswa gratis baru dimulai hari ini setelah hampir setahun diberhentikan karena para siswa belajar secara daring. “Laporan dari staf saya belum banyak yang memanfaatkan karena PTM masih 50 persen,” katanya.
Pihaknya tidak membatasi armada yang beroperasi meskipun situasi belum normal. “Tetap kami operasikan 204 angkot dan 12 bus, sekalian uji coba setelah libur panjang,” ungkapnya.
Kabar baik lainnya, upah yang diberikan kepada sopir tidak ada pengurangan. “Sama seperti tahun sebelumnya berkisar 5 juta per bulan. Perhitungannya, sopir dibayar per kilometer rute yang dilalui dengan rinciannya pembayaran di kisaran Rp 5.500 sampai Rp 6.500 per kilometer,” sebutnya.
Terkait prokes, setiap siswa wajib memakai masker dan menjaga jarak dalam angkutan. Para sopir juga telah diberikan arahan agar ikut mengawasi para siswa. “Itu prokes tetap, telah kita briefing para sopir kemarin sebelum beroprasi hari ini,” tegasnya. (jay)








