
KLUNGKUNG – Ancaman peredaran narkoba yang terus membayangi hingga menyasar desa adat membuat Pemkab Klungkung mulai memperkuat benteng pengawasan di tingkat akar rumput.
Bendesa adat diminta tidak sekadar menjadi simbol pemimpin adat, tetapi ikut berada di garis depan dalam upaya pencegahan narkotika di lingkungan masing-masing.
Komitmen itu disampaikan Bupati Klungkung I Made Satria saat membuka Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bagi bendesa adat se-Kecamatan Banjarangkan di Balai Banjar Pagutan, Desa Adat Banjarangkan, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Klungkung tersebut diikuti puluhan bendesa adat, perbekel, dan unsur desa adat.
Dalam forum itu, Bupati mengungkapkan Pemkab Klungkung bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Klungkung telah menetapkan program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar).
Hingga kini tercatat 11 desa/kelurahan telah masuk dalam kategori Desa Bersinar.
Menurut Bupati, penetapan desa sebagai Desa Bersinar bukan tanpa alasan. Sebagian wilayah dinilai memiliki tingkat kerawanan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba sehingga membutuhkan langkah pencegahan lebih serius dan terstruktur.
“Salah satu kriteria desa/kelurahan ditetapkan sebagai Desa Bersinar karena memiliki kerawanan terhadap narkoba. Untuk itu saya sangat berharap kepada jero bendesa, setelah diberikan pengetahuan tentang narkoba ini agar ikut bersama-sama melakukan kegiatan pencegahan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemberian pemahaman terkait narkoba bukan untuk menumbuhkan rasa penasaran ataupun meniru, melainkan membangun kesadaran kolektif agar masyarakat berani melakukan pencegahan, penyebaran informasi bahaya narkoba hingga penindakan terhadap penyalahgunaannya.
Bupati juga mengingatkan bahaya narkoba tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi berpotensi menghancurkan masa depan generasi muda, memicu persoalan sosial hingga mengganggu stabilitas lingkungan adat dan keluarga.
“Mari kita wujudkan Klungkung yang sehat tanpa narkoba. Saya berharap Kabupaten Klungkung yang kita cintai ini dapat terhindar dari bahaya narkoba sehingga masyarakat Klungkung yang maju, harmonis, tentram dan makmur atau Mahottama dapat kita wujudkan,” tegasnya. (yan)








