
GIANYAR – Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai sejak usia dini. Hal ini dilakukan TK Widya Saraswati, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar, dengan mengajak anak-anak membuat tas kain ramah lingkungan menggunakan teknik eco-print.
Dalam kegiatan kreatif ini, anak-anak mencetak motif alami dari dedaunan dan bunga ke atas kain kanvas yang kemudian dijahit menjadi tas. Kegiatan yang digelar di halaman sekolah ini dirancang sebagai edukasi dini tentang pentingnya menjaga kelestarian alam, sekaligus menumbuhkan kreativitas anak.
Kepala TK Widya Saraswati, Ni Nyoman Karini, menjelaskan kegiatan ini menggabungkan pembelajaran tematik berbasis lingkungan dengan pendekatan seni.
“Kami ingin menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini. Anak-anak belajar bahwa alam bisa dijaga dan dimanfaatkan secara bijak tanpa merusaknya,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).
Proses pembuatan eco-print dimulai dengan mengumpulkan daun dan bunga segar di sekitar sekolah. Setelah itu, anak-anak menata dedaunan di atas kain, kemudian melakukan pemukulan ringan agar motif alami berpindah ke permukaan kain. Setelah dikeringkan, kain tersebut dijahit menjadi tas unik hasil karya masing-masing anak.
“Anak-anak sangat antusias mengikuti setiap prosesnya. Mereka senang karena hasil karyanya bisa langsung dipakai sebagai tas. Ini bukan hanya soal keterampilan tangan, tapi juga pengalaman berharga yang akan terus mereka ingat,” tambah Karini.
Karini juga menekankan penggunaan tas kain ini merupakan langkah kecil untuk mengurangi plastik sekali pakai. Para siswa didorong membawa tas buatan sendiri untuk kegiatan sehari-hari, seperti membawa bekal atau buku gambar.
“Kami berharap kebiasaan ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk terus menjaga bumi di masa depan,” katanya. (yan)








