
GIANYAR – Menindaklanjuti sorotan Presiden RI Prabowo Subianto terkait persoalan sampah di Bali yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) belum lama ini, mulai ramai-ramai melakukan aksi nyata, bersih-bersih sampah.
Di Pantai Lebih, Kabupaten Gianyar misalnya, sampah plastik dan kayu berhasil diangkut dari kawasan Pantai Lebih, dalam aksi bersih pantai yang melibatkan warga, TNI, Polri, serta unsur pemerintah kecamatan, Rabu (4/2/2026) pagi.
Aksi bersih pantai ini menyasar sepanjang kurang lebih satu kilometer garis Pantai Lebih. Kegiatan tersebut melibatkan warga Desa Lebih, anak-anak taman kanak-kanak, serta petugas gabungan dari TNI dan Polri yang turun langsung memungut sampah di sepanjang pesisir.
Dari unsur kepolisian, petugas Polsek Gianyar dipimpin Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan bersama jajaran aktif mengumpulkan sampah plastik dan potongan kayu yang berserakan di pantai. Sementara itu, unsur TNI dari Kodim 1616/Gianyar melalui Koramil 1616-01/Gianyar, dipimpin Danramil Kapten Inf Bambang Sutikno, turut membantu pembersihan di area pantai hingga jalur hijau.
Camat Gianyar I Komang Andika Sadewa mengatakan, aksi bersih pantai ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan pesisir, sekaligus merespons langsung perhatian Presiden terhadap persoalan sampah di Bali.
“Hari ini kita bersama Pak Kapolsek, Danramil, dan seluruh jajaran melaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai. Ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden, bahwa kebersihan pantai dan lingkungan harus dijaga bersama, khususnya di wilayah Kecamatan Gianyar,” ujarnya.
Selain membersihkan sampah, kegiatan juga diisi dengan pemeliharaan pohon-pohon yang sebelumnya telah ditanam di kawasan Pantai Lebih sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Sampah yang berhasil dikumpulkan didominasi sampah plastik dan kayu, yang merupakan sampah kiriman dari laut.
Aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Lebih ini direncanakan akan dilaksanakan secara berkala, guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya sampah plastik bagi lingkungan dan ekosistem laut.(dar,yan)








