DenpasarHiburan

Band Rock Asal Tangerang Jajal Bali untuk Perkenalkan Album Baru

DENPASAR – Art, Earth, Consciousness, demikian judul album anyar dari kelompok band asal Tangerang yang memilih Bali sebagai tempat pertama untuk memperkenalkan karya.

Band Saint Dismas tampil di beberapa lokasi di Bali mulai  17 hingga 24 September di enam lokasi. Di antaranya, The Orchard (17/9) , Jeger House (20/9), Barong Warung Musik (22/9), dan Deus Ex Machina (24/9).

Band Saint Dismas, adalah  sebuah band alternatif rock yang terbentuk pada tahun 2019 dan berbasis di Tangerang, Ciledug,  mengumumkan peluncuran album debut mereka yang berjudul “Art, Earth, Consciousness” yang bermakna Seni, Bumi dan Kesadaran.

“Art, Earth, Consciousness” adalah sebuah karya yang mencerminkan eksplorasi kreatif Saint Dismas yang terinspirasi oleh musik dari Foo Fighters, Smashing Pumpkins, dan Radiohead,” ungkap Pandu sang vokalis di Denpasar, Senin (18/9/2023).

BACA JUGA:   Kendaraan Barang Diatur Selama WWF, Ini Ruas Jalan yang Diatensi

Dijelaskan, album ini menyajikan perpaduan unik dari berbagai genre musik, menciptakan pengalaman sonik yang merefleksikan karakter khas dari Saint Dismas. Dengan sentuhan kreatif, album ini menggali aspek-aspek mendasar kehidupan, seperti seni yang menyatu dengan eksistensi manusia, Bumi sebagai tempat tinggal kita, dan kesadaran sebagai ciri bawaan makhluk hidup.

Lagu-lagu di album Saint Dismas yang pertama ini, berisikan tentang pesan-pesan moral dalam kehidupan seperti; “Welcome to the Dark Age”.
“Bagaimana kita harus menjaga lingkungan sekitar kita agar keindahan alam dan guna alam dapat masih dinikmati oleh generasi generasi yang akan mendatang,” ujarnya.

Selanjutnya, ada Lagu  “Monsters”,bagaimana manusia yang melakukan segala cara untuk memenuhi hasrat diri sendiri. “Mask of Sanity”, manusia yang berjuang untuk memiliki kesadaran yang dapat berdampingan dengan manusia pada umumnya.

BACA JUGA:   Buka Lokasabha V PHDI Kota Denpasar, Wali Kota Jaya Negara Ingatkan Pelayanan Umat

Band Saint Dismas digawangi Pandu (  vocal, gitar), Albert (lead guitar ), Azar (drum) dan Toro (bass)

“Kami sangat bersemangat untuk berbagi karya ini dengan dunia. Album ini adalah hasil kolaborasi intens dari seluruh anggota band sebelumnya (Pandu, Riovaldo, Otniel, dan Albert) dan mencerminkan perjalanan kreatif kami selama ini,” ungkap Pandu.

Pihaknya berharap melalui album pertama Saint Dismas ini, pesan yang terdapat di lagu lagu “Art, Earth, Consciousness” dapat tersampaikan dengan baik ke pendengar. Mengandung 9 lagu, “Art, Earth, Consciousness” kini sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital.(sur)

Back to top button