
TABANAN – Setelah menunggu selama empat tahun, GOR Debes baru di komplek stadion Debes, Tabanan akhirnya tuntas dibangun 100 persen. Sesuai jadwal batas akhir pengerjaan 28 Desember 2021 dan sudah berhasil dituntaskan sebelum deadline. Selanjutnya GOR ini akan diserahterimakan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai penerima manfaat. Megahnya bangunan GOR menjadi ikon baru Tabanan.
Plt Kepala Pekerjaan umum, Penataan Ruang dan Penataan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) I Gusti Agung NGurah Oka Kamasan bersama sejumlah staf melakukan peninjauan GOR Debes tersebut, Senin (27/12/2021) didampingi pelaksana proyek.
“Dari perhitungan pengerjaan sudah tuntas 100 persen. Batas akhirnya besok ,” ungkap Oka Kamasan
Dengan selesaikan pembangunan ini, akan dilanjutkan dengan menyerahkan kepada OPD penerima manfaat yakni DLH. Karena nantinya GOR tersebut akan berada di bawah pengelolaan dinas tersebut.
“Segera diserahterimakan ke DLH,” ujar Oka Kamasan.
Meski ada serah terima kepada DLH, namun secara resmi penyerahan kepada pemerintah Kabupaten Tabanan baru akan dilakukan 180 hari setelah masa perawatan oleh rekanan. Setelah finishing ini selesai, rekanan yang menggarap proyek tersebut punya kewajiban untuk melalui masa pemeliharaan.
“Rekanan masih punya kewajiban melakukan perawatan 180 hari kedepan sebelum secara resmi diserahkan ke pemerintah daerah,” jelasnya
Sebagai gambaran umum saja, GOR Debes yang baru memiliki kapasitas penonton kurang lebih 1.005 orang. Gelanggang dengan stil Bali itu dilengkapi dengan tribun VIP pada sisi barat. Selanjutnya pintu utamanya dirancang seperti jineng ada di sisi selatan.
Selanjutnya di sisi timur disertai dengan pintu masuk atlet lengkap dengan ruang persiapannya. Kemudian di sisi utara terdapat pintu evakuasi yang langsung terkoneksi dengan Jalan Rambutan. Ukuran pintu evakuasi tersebut dirancang muat untuk keluar masuknya ambulans.
Kelanjutan proyek finishing GOR Debes ini sudah dimulai sejak 16 Agustus 2021 lalu. Pengerjaannya dilakukan oleh CV Sekar Alit Wiraguna dan konsultan pengawasnya PT Dana Sularsa Cipta. Proses pengerjaannya berlangsung selama 135 hari kerja. Nilai kontraknya Rp 7,9 miliar lebih bersumber dari Bantuan Khusus Kabupaten (BKK) Provinsi Bali 2021.
Untuk diketahui, GOR Debes baru mulai dibangun tahun 2018 untuk pembuatan dasarnya. GOR ini dibangun sebagai persiapan Tabanan menjadi tuan rumah Porprov XIV tahun 2019. Di tahun kedua kembali mendapat kucuran dana BKK Provinsi Bali sehingga GOR bisa digunakan saat Porprov , meski belum finishing. Sementara di tahun ketiga tahun 2020, tidak ada dana akibat pandemi Covid-29. Baru di tahun keempat 2021 ini, GOR Debes kembali mendapat kucuran dana BKK dan tuntas dibangun.
Tuntasnya pembangunan GOR Debes baru ini tidak terlepas dari peran penting Ketua DPRD Bali asal Tabanan N Adi Wiryatama yang berjuang untuk mendapatkan BKK tersebut. (jon)








