
TABANAN – Kasus kehilangan 18 buah gambelan Baleganjur milik pengempon Pura Pucak Paruman, Batannyuh, Belayu, Marga sampai saat ini belum ada titik terang. Satuan Reskrim Polres Tabanan bersama Polsek Marga masih melakukan penyelidikan. Begitupun kasus serupa di Senapahan, Abiantuwung, Kediri yang belum terungkap juga.
Pihak kepolisian masih menelusuri dugaan komplotan pencurian yang dilakukan di tempat suci serta mencari tempat penampungan barang curian seperti gong tersebut.
“Sejak adanya peristiwa pencurian tersebut, kami sudah lakukan back up (dukung) tim dari Polsek Marga,” jelas Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP Aji Yoga Sekar saat dikonfirmasi, Kamis (9/12/2021) lalu.
Menurut AKP Aj Yoga Sekar, sementara ini pihaknya bersama jajaran sedang melakukan penyelidikan. Jika lebih rinci adalah sedang mencari arah barang-barang curian di tempat suci yakni Pura tersebut mengingat kejadian serupa terjadi beberapa kali di Tabanan.
“Sementara kami masih mencari kemana arah barang-barang hasil curian tersebut dibawa atau dijual,” ungkapnya.
Disinggung dugaan pelaku yang sama dengan kasus pencurian gong di Kecamatan Kediri beberapa waktu lalu, mantan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat ini menyatakan untuk sementara masih didalami. Namun, sejauh ini masih belum ada gambar yang jelas alias kabur.
“Sementara belum bisa memastikan apakah pelakunya sama atau tidak,” ucapnya.
Dia mengharapkan, seluruh elemen masyarakat juga diharapkan untuk berpartisipasi dalam hal menjaga keamanan. Dengan kondisi saat itu, kemungkinan untuk pintu Pura yang belum dikunci harap dikunci, kemudian jika ada tempat penyimpanan yang masih belum digembok harap digembok.
“Kami harap elemen masyarakat kedepannya juga turut serta untuk menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing. Mungkin bisa mengaktifkan patroli kemudian juga untuk pintu yang belum dikunci harap dikunci, dan untuk yang belum digembok kami harap digembok juga,” harapnya.
Seperti diketahui seperangkat alat gamelan baleganjur milim Pengempon Pura Pucak Paruman dicuri maling, Selasa (7/12/2021). Pencuri dengan mudah masuk dan mengambil barang karena pura tidak dikuci begitupun dengan peti tempat menyimpan gamelan juga tidka terkunci. (jon)








