
DENPASAR – Tim Mobile Legend (ML) Bali yang meraih medali perak pada Babak Kualifikasi PON 2023 lalu sekaligus lolos PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) bakal kian matang.
Penilaian ini berdasarkan pada padatnya even-even yang diikuti baik di tahun 2023 ini maupun di tahun 2024 nantinya.
Kian matang tersebut menurut Ketua Harian Pengprov ESI Bali AA. Gde Harya Putra, karena tim ML Bali yang terdiri dari 6 atlet hanya 1 orang saja dari luar Bali sedangkan sisanya 5 atlet merupakan atlet yang berasal dari Pengkab ESI Badung.
“Jadi 5 atlet Badung di tim ML Bali tersebut bergabung di satu klub bernama Gryffin Badung. Nah klub inilah yang menanjak mulai dari Liga 3 sampai juara Liga 2 dan sekarang berada di Liga 1. Nantinya akan ada Liga 1 Nasional Esport yang dimulai gelarannya di Palembang 6-8 Oktober 2023 dan tim kita itu akan ambil bagian membela nama klubnya,” tutur Harya Putra di KONI Bali, Rabu (4/10/2023).
Dengan apa yang dilakukan tim ML Bali tersebut disebutkannya akan memperoleh nilai plus yang sangat padat utamanya tim tersebut akan teruji di even-even nasional dari sisi apapun, termasuk mental bertandingnya.
“Artinya mereka akan semakin matang persiapan menghadapi PON 2024 karena mental bertanding, kepercayaan diri tak terkecuali taktik dan starateginya saat bertanding,” tegas Harya Putra yang juga mantan manajer tim esport Bali di BK PON 2023 lalu.
Apalagi tim ML Bali lanjutnya, juga sudah merasakan jenjang pertandingan mulai bawah yakni mulai dari Liga 3 sampai juara Liga 2 dan kini masih di posisi teratas Liga 1.
“Ya kami harapkan terus mereka bisa mengasah kualitasnya dan kekompakan tim saat bertanding. Dan semoga puncak prestasi nantinya isa terjadi di PON 2024 dengan hasil meningkat dari raihan perak di BK PON 2023 menjadi raihan emas di PON 2024,” pungkas Harya Putra. (ari/jon)








