
KUTSEL – Isak tangis mengiringi prosesi Makinsan Ring Geni I Ketut GK, Senin (14/8/2023). Dia adalah putra dari Anggota DPRD Provinsi Bali I Wayan Disel Astawa, yang belum lama ini tiada akibat mengalami kecelakaan lalulintas di Jalan Pura Pangulapan, Ungasan.
Kediaman Disel sudah tampak padat oleh pelayat sejak pagi hari. Mereka adalah kerabat dekat, hingga pejabat dan mantan pejabat. Termasuk di antaranya Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dan Mantan Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta.
Kehilangan putra tercinta, tentu merupakan sebuah cobaan yang berat, termasuk bagi seorang Disel. Meski demikian, Disel tampak berusaha tegar dan menyapa satu demi satu pelayat yang datang.
Disel menjelaskan, upacara Makinsan Ring Geni tersebut dirangkaikan pula dengan prosesi Metatah. Padahal jika tidak mengalami musibah tersebut, upacara potong gigi terhadap I Ketut GK rencana terselenggara pada Oktober 2023 nanti.
“Sekali lagi saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh sahabat, teman, dan kawan saya, serta handaitaulan yang telah ikut berpartisipasi hingga hari ini sudah berjalan baik. Seperti teman-teman di Fraksi DPRD Bali sudah hadir semua, teman-teman nya di Widiatmika dan Taman Rama juga sudah hadir untuk mendoakan, dari saat penyiraman hingga prosesi di kuburan, agar anak saya mendapat tempat yang layak sesuai apa yang dilakukannya semasa masih hidup,” paparnya sekaligus meminta agar dimaafkan, seandainya ada kesalahan yang dilakukan anaknya semasa hidup.
Prosesi tersebut dihiasi pula dengan penerbangan layang-layang. Disel menerangkan, itu merupakan hasil dari ‘Nunas Bawos’.
“Anak kami Ini sangat suka layangan. Sebenarnya, saat terjadi kecelakaan, awalnya dia hendak menerbangkan layangan. Namun entah kenapa tiba-tiba dia ingin mandi di Melasti dan terkena musibah kecelakaan,” ungkapnya. (adi/jon)








