
DENPASAR – Gengsi dan sama-sama jaga prestise itulah yang selalu terjadi pada diri skuad Real Madrid dan Barcelona. Dimanapun keduanya bertemu atau Bahasa kerennya el classico selalu salah satunya ingin menjadi yang terbaik.
Nampaknya dua klub raksasa Spanyol itu melakukan semua untuk menjaga sebagai yang terbaik tak hanya di level senior saja melainkan juga di level junior.
Itulah nantinya juga yang terjadi pada Turnamen sepakbola bertitel International Youth Championship (IYC) yang kini tengah berlangsung di Stadion Ngurah Rai Denpasar.
Selain dua klub papan atas yang terlibat dalam turnamen tersebut juga terdapat dua tim lainnya yakni Bhayangkara Presisi dan Kashima Antlers klub dari Jepang. Semuanya klub junior dengan pemain berusia dibawah 18 tahun (U-18).
Sementara ini Real Madrid junior pemuncak klasemen sementara setelah menang dari Kashima Antlers 5-3 dan Barcelona melibas Bhayangkara Presisi di laga perdana dengan skor 2-1. Real Madrid pemuncak klasemen sementara hanya unggul selisih gol dari Barcelona.
Lantas benarkah gengsi tetap menjadi misi utama juga bagi kedua tim junior itu ? Pasti. Itulah setidaknya jawaban dari pelatih Barcelona junior, Oscar Lopez Hernandez. Menurutnya, untuk Barcelona baik untuk senior maupun junior, yang terbaik tetap menjadi misi utama timnya.
“Kami tetap harus menjaga agar selalu menjadi yang terbaik di Spanyol. Kami harus mengikuti juga langkah dan misi klub senior kami untuk bisa menjadi yang terbaik juga di Spanyol. Saya rasa kami akan sama-sama bermain dengan performa dan karakter masing-masing. Kemenangan selalu menjadi inspirasi kami di Barca junior,” pungkas Oscar Lopez Hernandez kepada wartawan usai laga skuadnya dengan Bhayangkara Presisi junior di Stadion Ngurah Rai, Senin (7/8/2023) malam. (ari/jon)








