
GIANYAR – Menjamu pemuncak klasemen sementara Dewa United, Bali United tetap waspada. Namun permainan terbuka tetap menjadi taktik strategi tersendiri bagi Serdadu Tridatu. Keduanya bakal duel sengit di lanjutan Liga 1 pekan 5 yang berlangsung di Stadion Dipta Gianyar, Sabtu (29/27/2023).
Arsitek Bali United, Stefano “Teco” Cugurra mengaku meski akan bermain terbuka tetap waspada. Hanya pengawalan ketat atau fokus hanya ke 1 atau 2 pemain Dewa United enggan dilakukan.
“Kami tetap waspada dan kami tidak mau melakukan pengawalan ke pemain lawan yg sifatnya satu atau dua individu, melainkan kami fokus kepada semua pemain. Saya harap tim kami bisa main bagus dan bisa menjaga poin penuh di markas sendiri,” kata Teco didampingi wakil pemain Kadek Arel, saat PMPC di Bali United Cafe Gianyar, Jumat (28/7/2023).
Pun demikian lanjutnya dengan pemain asing Dewa United yang tajam. “Saya pikir saya tak perlu memikirkan itu. Terpenting tim kami bermain kolektif dan kerja keras. Kami tetap respek dan kemenangan menjadi motivasi kami, apalagi ini masih dalam laga-laga awal jadi perjalanan masih panjang dan kami akan menjalaninya sebaik mungkin. Kami harap suporter bisa datang dan memberikan banyak dukungan kepada tim kami,” tambah Teco.
Sementara Kadek Arel mengungkapkan jika dirinya dan rekan-rekannya sudah siap tempur kontra Dewa United. “Semua rekan sdh siap semuanya. Kalau secara pribadi saya di posisi belakang justeru menjadi tantangan menahan ketajaman para pemain asing Dewa United. Dan semua itu menjadi kesempatan yg akan saya manfaatkan dengan baik,” tekad Kadek Arel.
Di lain pihak, arsitek Dewa United Jan Olde Riekerink menanggapi hal itu juga dengan nada sama terkait kewaspadaan. “Lawan juga merupakan hal cukup sulit dan kami tidak mau mengambil kesimpulan apapun lebih dulu. Terpenting adalah prosesnya dan realistis, meski diluaran kami diprediksi sebagai tim juara. Ini blm final,” tegas Jan Olde.
Meski demikian dirinya mengaku jika kehilangan pemain asingnya yakni Dimitris dan dua gelandang. “Tapi kami tidak tergantungpada satu atau dua orang pemain karena kami memiliki tim dengan 30 pemain. Kami juga telah mengamati pelatih bagus lawan secara detil dan sekecil apapun itu,” terang Jan Olde.
Sementara itu pemain Dewa United Ricky Kambuaya menilai jika Bali United tetap tim bagus. “Diluar itu secara pribadi bagi saya hasil bagus di empat lagi sebelumnya, menjadi pengalaman dan pelajaran berharga bagi saya. Saya siap dan rekan-rekan di tim juga siap. Saya akan tetap berupaya keras bermain sebaik-baiknya untuk tim agar tim memperoleh hasil positif,” pungkas Ricky Kambuaya. (ari,dha)








