
DENPASAR – Pebulutangkis putri Bali, Komang Ayu Cahya Dewi yang memperkuat tim bulutangkis Indonesia di SEA Games 2023 yang digulirkan di Kamboja, akhirnya tumbang dari pebulutangkis Thailand, Lalinrat Chaiwan, pada babak semi final yang dilangsungkan di Morodok Stadium Phnom Penh, Senin (15/5/2023).
Pebulutangkis peraih medali perak pada PON XX/2021 di Papua silam itu bertanding di tunggal putri dan menyerah dua set langsung 21 – 14, dan 21 – 18. Dengan hasil itu maka Komang Cahya harus puas dengan membawa pulang medali perunggu bersama.
Komang Cahya sendiri membela tim beregu putri Merah Putih pada babak final juga kalah dari lawan yang sama Lalinrat Chaiwan, 19-21 dan 17-21 di Morodok Stadium Phnom Penh, pada Kamis (11/5/2023) lalu.
Dengan kekalahan itu sekaligus gagal menebus kegagalan sebelumnya di beregu tunggal putri. Diakui Komang Cahya, dirinya sudah melakukan evaluasi sesuai yang diberikan pelatihnya. Evaluasi itu terkait dengan cara main, dibandingkan saat tampil di final beregu putri.
“Saya sudah lebih banyak menyerang dan berharap jangan sampai mengikuti gaya permainan lawannya, tapi lawan saya justru lebih menyerang pada laga semifinal itu. Istilahnya partai ulangan sebelumnya,” jelas Komang Cahya.
Sedangkanayah Komang Cajya I Putu Kusdianto menilai Komang Cahya justru penampilannya tidak seperti saat final beregu putri, lantaran terlihat sekali Komang Cahya lebih lemah pada pertandingan semifinal tinggal putri.
Disebutkannya, ada beberapa kesalahan yang dilakukan anaknya, terutama saat melakukan kontrol bola, bola masuk dikontrol out. Kesalahan semacam itu membuat poin semakin menjauh.
“Padahal Komang Cahya sudah sempat berusaha mengimbangi lawannya saat poin 18 sama. Namun lawannya lebih menyerang,” demikian Putu Kusdianto. (ari/jon)








