
DENPASAR – Usai melakukan cuci gudang pemain sampai 8 pemain yang dilepas, Bali United sampai saat ini belum mengumumkan pemain baru yang direkrut guna persiapan Liga 1 musim depan.
Terakhir, Serdadu Tridatu melepas kiper Nadeo Argawinata tim atau pemain yang ada saat ini berpeluang besar dipertahankan. Kini tinggal menunggu pemain baru yang dihadirkan Bali United.
Meski demikian, masih ada anggapan dari engamat sepak bola Bali, Wayan Sukadana soal selain pemain, Bali United juga harus mengumumkan mengenai status arsitek Stefano “Teco” Cugurra yang telah memoles tim sejak tahun 2019 dan mengantarkan Bali United meraih dua trofi juara Liga 1.
Namun belakangan Teco kerap mendapat kritikan dari fans karena menurunnya performa Serdadu Tridatu meski kabar yang berkembang kontrak Teco diperpanjang hingga 2025. Sayangnya belum ada pernyataan resmi dari manajemen mengenai perpanjangan kontrak pelatih asal Brasil tersebut.
“Belum dikeahui status Teco secara pasti sudah diperpanjang atau belum, sekarang yang mengeluarkan pemain itu murni manajemen Bali United, karena kontrak habis atau juga andil dari Teco,” prediksi Sukadana di Denpasar, Selasa (25/4/2023).
Jika kontrak Teco telah diperpanjang manajemen, maka harus segera membentuk kerangka tim apalagi dalam waktu dekat dihadapkan dengan play-off Liga Champions Asia menghadapi PSM Makassar. Sehinga kekosongan-kekosongan itu harus segera diisi.
“Jika Teco diperpanjang dann melakukan cuci gudang tentu apakah ini keinginan Teco sendiri atau manajemen, tidak gampang membentuk sebuah tim langsung cuci gudang dengan pemain baru walaupun yang keluar pemain-pemain yang sudah senior,” terangnya.
Sukadana juga tak memungkiri jika dirinya melihat keputusan ini selaras dengan desakan-desakan dari suporter beberapa waktu lalu yang mengingingkan Bali United segera melepas pemain-pemain berumur di tim.
“Desakan desakan dari suporter kalau pemain Bali United tua-tua, pemain berumur dikeluarkan, tapi di sini penggantinya siapa, penggantinya pemain muda tapi sudah jadi atau membentuk pemain muda, ini perlu mencari bentuk,” tutup Sukadana. (ari/jon)








