
DENPASAR – Sebelumnya KONI Kota Denpasar dan KONI Kabupaten Badung menunggu kepastian jadwal Porprov Bali XVI digelar dan tuan rumah yang ditunjuk. Kini giliran KONI Kabupaten Bangli menunggu kepastian itu dari KONI Bali.
Pasalnya, sudah menjadi tradisi pada Porprov-Porprov Bali sebelumnya, di tengah hajatan gelaran Porprov Bali selalu ada rapat penentuan Porprov Bali berikutnya termasuk tuan rumah yang ditunjuk. Tapi pada Porprov Bali lalu tidak ada rapat pembahasan penentuan itu.
Seperti dutarakan Ketua Umum KONI Kabupaten Bangli Sang Kompyang Suarjaksa, KONI kabupaten Bangli sifatnya menunggu saja keputusan dari KONI Bali. Hanya saja dirinya meminta Porprov Bali XVI digelar tidak dengan paksaan. Jika dipaksa bisa jadi KONI Bangli akan tidak bisa ambil bagian.
“Kenapa begitu ? Kalau dipaksakan mendadak digelar jelas kami tidak akan siap karena ini menyangkut anggaran dan kami sepenuhnya anggaran dibantu Pemkab Bangli. Semua KONI daerah di Bali pastinya yang jadi pertimbangan juga soal pengajuan anggaran itu,” tutur Suarjaksa ketika dihubungi, Minggu (8/1/2023).
Dirinya memberikan saran penentuan untuk helatan Porprov Bali XVI memang idealnya seperti sebelum-sebelumnya yakni 2 tahun sudah diputuskan semuanya.
Dengan demikian KONI daerah di seluruh Bali bisa mempersiapkan segalanya dengan matang baik pengajuan anggaran ke Pemkab atau Pengkot masing-masing, juga bisa mempersiapkan atlet dengan matang.
“Ya mungkin suasanaya masih belum memungkinkan bagi KONI Bali sekarang ini untuk menggelar rapat seperti, masih menyelesaikan LPJ Porprov Bali XV/2022 lalu, masih dalam Susana Hari Raya Galungan dan Kuningan. Termasuk pertimbangan terkait tahun ini merupakan tahun pra-PON dan tahun depan disamping tahun PON juga ada hajatan politik. Karena itulah kami menunggu saja keputusan KONI Bali,” demikian Sang Kompyang Suarjaksa. (ari/jon)








