
DENPASAR -Pasca gelaran Porprov Bali XV/2022 lalu dan para kenshi putra dan putri di seluruh kabupaten/kota sudah mengadu kualitas dan prestasinya.
Kini giliran Pengprov Perkemi Bali fokus untuk mempersiapkan timnya guna menghadapi pra-PON Kempo yang rencananya diputar pada Juni tahun 2023.
Seperti diutarakan Wakil Ketua Umum Pengprov Perkemi Bali Fredrik Billy, pada tahun 2022 sekarang ini, segala kegiatan Shorinji Kempo di masing-masing kabupaten/kota seluruh Bali sudah dilakoni dan pada tahun depan sudah harus mulai fokus ke helatan pra-PON.
Jika sedikit melakukan kilas balik di tahun 2022 sekarang ini lanjut Billy, ari segi pembinaan atlet masih ada ketimpangan prestasi shorinji kempo di sejumlah wilayah.
“Tapi dari sisi organisasi semua sudah berjalan dengan baik di semua kabupaten/kota di Bali. Kini hanya melakukan pembinaan prestasi saja di kabupaten/kota dan jangan sampai ada kepincangan seperti saat ini dimana kenshi berkualitas hanya didominasi Denpasar, Badung dan Gianyar,” ujar Fredrik Billy di Denpasar, Rabu (28/12/2022).
Kembali pada fokus tahun 2023, pria yang juga Bidang Hukum dan Etika KONI Bali menyebutkan jika konsentrasi Perkemi Bali utamanya pada agenda pra-PON tersebut. Termasuk mempersiapkan kenshi putra dan putri unggulan Bali.
“Pada tahun 2023 kami sudah mempersiapkan atlet untuk turun pada pra-PON kempo. Kami akan pantau melalui seleksi kenshi lagi mulai dari hasil PON XX/2022 yang dihelat tahun 2021 di Papua dan juga dari hasil Porprov Bali XV/2022 lalu,” imbuh Fredrik Billy.
Diungkapkannya, sejauh ini dari hasil pantauannya kenshi Bali yang menjadi juara di PON Papua lalu sebagian besar masih bisa tampil pada PON 2024.
Kendati begitu dirinya tetap memberlakukan seleksi ketat, dan terus memantau perkembangan atlet mengacu pada hasil PON Papua, Porprov, termasuk Kejurnas.
Sehingga kenshi yang nantinya terpilih mewakili Bali di ajang PON semakin berkualitas dan tetap mempertahankan tradisi medali emas bagi Bali di arena PON. (ari/jon)








