
JAYAPURA – Masih terbaik di cabang olahraga (cabor) selancar angin di Indonesia, IGM. Oka Sulaksana kembali mempersembahkan medali emas bagi kontingen Bali di nomor RSX pada PON XX/2020 di Papua, yang dilangsungkan di Pantai Hamadi, Jayapura Papua, Rabu 6 Oktober 2021.
Oka Sulaksana naik podium tertinggi dengan poin 11 sedangkan perak diraih atlet Papua Barat yakni Gede Subagiasa dengan poin 20 dan perunggu menjadi milik atlet Jawa Timur, Susilo dengan poin 22. Hanya saja, emas raihan itu merupakan penanda bagi atlet berusia 51 tahun itu dalam mengakhiri karirnya di dunia selancar angin. Apalagi Oka Sulaksana sejak PON XIII/1993 di Jakarta selalu langganan membawa pulang medali emas.
“Emas ini merupakan emas terakhir saya dalam meniti karir di PON bersama Bali sebagai atlet. Cukuplah sudah dan giliran kepada atlet-atlet muda Bali yang meneruskan saya nantinya,” tutur Oka Sulaksana.
Proyeksinya, setelah PON di Papua ini, dirinya akan menggeser posisinya sebagai pelatih saja untuk mencetak para atlet muda selancar angin Bali yang sekarang ini sudah mulai mencuat kualitasnya seperti Danendra Hazel, Gopala Sulaksana dan Candra Pertiwi Sulaksana. Hazel dan Gopala sendiri kini juga turun di PON Papua.
“Khusus Hazel dan Gopala yang masih tergolong muda akan saya bentuk agar bisa menjadi atlet masa depan Bali seperti saya. Saya optimis keduanya aka menjadi yang terbaik seperti saya nantinya untuk Bali. Kalau putri Candra Pertiwi juga akan saya gembleng. Apalagi Gopala dan Candra Pertiwi Sulaksana adalah putra dan putri kandung saya,” tambah demikian Oka Sulaksana. (ari)








