
DENPASAR- Di tengah perkembangan pesat industri musik di Bali, penyanyi solo dengan otentik suara pop I Made Sudarma atau yang akrab disapa De Ama, kembali merilis single anyar “Bagia Selantang Yusa”. Lagu ciptaan Dewa Mayura yang diproduksi Silahomestudio dirilis Jumat 4 Juni 2021 di channel YouTube Silahomestudio.
Single ini bergenre pop sehingga bisa dinikmati untuk khalayak umum. Aransemen “Bagia Selantang Yusa” digarap oleh Sila selaku owner Silahomestudio. Sedangkan video klip digarap ARTIFILM bersama Team Creative Arga Agustianto, Clara dan Joseph.
“Bagia Selantang Yusa” menceritakan tentang pesan seorang ayah kepada anak-anaknya agar senantiasa hidup rukun, damai, bahagia, selalu sayang sama saudara, dan keluarga. Terutamanya jangan sampai pernah melupakan orang tua yang telah merawat dari dalam kandungan hingga nantinya menjadi orang sukses dan bahagia sepanjang hidupnya serta bisa menjadikan potret kehidupan untuk perjalanan anak-anak kedepannya.
“Dari awal saya memang sudah punya rencana membuat lagu untuk anak-anak sebagai pesan moral untuk bekal kelak di kemudian hari dalam mengarungi perjalanan hidupnya,” ucap Dek Ama pada Jumat 4 Juni 2021.
Pesan ini dituangkan dalam sebuah lagu dengan harapan terus bisa didengar dan menjadi kenangan dari generasi ke generasi. “Usia kita dalam hidup ini memang tidak ada yang tahu, hanya Tuhan yang mampu mengatur itu semua. Hal inilah yang menjadikan latar belakang kenapa saya membuatkan lagu untuk anak-anak,” ungkapnya.
Seperti contoh, untuk anaknya dibuatkan lagu pada saat mengeluarkan album solo di tahun 2015 dengan judul “Matan Ai dihati”. Sekilas arti Anak bagaikan Matahari, disaat matahari itu bisa menyinari bumi, disitulah kebahagiaan selaku orang tua terhadap anaknya.
Dan di tahun 2021 De Ama kembali mengeluarkan single, spesial untuk anak ke 2 dengan judul “Bagia Selantang Yusa”. Disaat single ini keluar, anak-anak saya sudah pada besar dan sudah mengerti apa yang kita bicarakan. Pesan lagu ini lebih menitikberatkan pada hidup rukun dan sayang sesama saudara. Ia berharap, dengan filosofi lagu-lagu inilah semoga dikemudian hari anak-anaknya mampu menerapkan dalam kehidupannya.
“Astungkara sampai saat ini berjalan lancar, jadi saya tahu kapan bisa menjalankan hobi sebagai penyanyi, pembawa acara, dll. Diluar sebagai abdi negara menjalankan tugas-tugas pemerintahan sebagaimana mestinya,” ucapnya.
Lagu “Bagia Selantang Yusa” tersedia di platform Youtube, radio-radio di Bali serta TV Lokal di Bali sehingga para penikmat musik dan pendengar dimanapun berada bisa menikmati lagu ini dengan mudah.(sur)








