
BULELENG – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra memastikan Lovina Festival (Lofest) XII Tahun 2026 siap digelar mulai hari Jumat, 24 Juli 2026 hingga hari Selasa, 28 Juli 2026.
Tidak hanya membangkitkan vibrasi Love Indonesia (Lovina) yang dibangun tokoh Pujanggga Baru Anak Agung Pandji Tisna pada era tahun 1970-an, festival bertajuk ‘Theater of Dolphins’ yang ditargetkan dapat mendatangkan 25 ribu pengunjung/wisatawan ini juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Dari pemantauan yang dilakukan, seluruh venue dan rangkaian acara sudah siap. Sampai hari, persiapan Lovina Festival sudah 100 persen,” ungkap Bupati Sutjidra pada jumpa pers bersama media di Spice Dive Beach Club Lovina, Kamis (23/7/2027).
Didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Gede Suyasa dan Putu Ayu Reika Nurhaeni selaku Penanggungjawab Lofest XII Tahun 2026, Bupati Sutjidra menegaskan panitia bersama komunitas penyelenggara juga sudah diminta untuk menyelesaikan penataan venue agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
“Lovina Festival diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi pariwisata, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Salah satu indikatornya terlihat dari tingginya partisipasi peserta pada berbagai kegiatan, termasuk lomba perahu layar mini yang diikuti 1.230 peserta, bahkan berasal dari luar Bali, seperti Banyuwangi, Jawa Timur,” ujarnya.
Ia menambahkan, antusiasme peserta Lomba Perahu Layar Mini, diyakini akan berdampak positif pada tingkat hunian hotel, kunjungan wisatawan, serta perputaran ekonomi masyarakat selama festival berlangsung.
Senada dengan Bupati Sutjidra, Tokoh Pariwisata Buleleng, Nyoman Arya Astawa yang akrab disapa Mang Dauh, membenarkan adanya peningkatan hunian hotel di Kawasan Wisata Lovina menjelang pelaksanaan Lovina Festival XII Tahun 2026.
“Dari hasil pemantauan, hunian hotel di Lovina penuh semenjak festival tahunan ini dipromosikan. Bahkan teman saya tidak bisa memesan hotel di kawasan Lovina karena sudah penuh. Hal ini menunjukkan adanya trend peningkatan kunjungan wisatawan di Buleleng,” tandas Owner Spice Dive Beach Club Lovina ini diapresiasi Reika Nurhaeni.
Selaku penanggungjawab Lofest XII, Reika Nurhaeni berharap tema ‘Theatre of Dolphins’ yang menggambarkan Lovina sebagai panggung alami, tempat lumba-lumba hidup berdampingan bersama masyarakat dengan budaya dan kearifan lokalnya, mampu membangkitkan vibrasi destinasi wisata Love Indonesia.
Terkait hal baru di Lofest XII Tahun 2026, Reika dengan lugas memaparkan, selain waktu penyelenggaraan selama 5 hari atau lebih panjang dari sebelumnya, berbagai atraksi melibatkan banyak peserta seperti Lomba Perahu Layar Mini dan Lovina Cross Coutry diharapkan mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan.
“Lovina Festival tahun ini digelar selama lima hari, lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya. Penambahan durasi ini bertujuan meningkatkan lama tinggal wisatawan sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi pelaku pariwisata, UMKM, dan masyarakat,” jelasnya.
Pada festival yang memanfaatkan 2 lokasi yakni, Kawasan Tasikmadu tanggal 24–26 Juli 2026 menyasar wisatawan mancanegara dan Pantai Binaria Lovina pada tanggal 26–28 Juli 2026 difokuskan bagi wisatawan domestik ini juga digelar Lomba Sapi Gerumbungan, Bedah Buku, Diskusi Ekonomi Kreatif dan Pameran UMKM.
“Sebanyak 82 pelaku UMKM dan 44 Komunitas akan memeriahkan Lovina Festival yang sudah masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026,” pungkasnya.(*)








