
DENPASAR – Upaya membentengi generasi muda dari bahaya narkoba terus digaungkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali. Salah satunya melalui penyelenggaraan turnamen padel yang diikuti ratusan peserta di Sanur, Denpasar Selatan, Jumat (5/6/2026).
Turnamen Piala Bersinar Kepala BNN RI Tahun 2026 Bali Series itu menjadi rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) dengan tagline “Change The Noise, Healthier Purpose atau mari mengubah kebiasaan kurang baik dengan kegiatan positif untuk membangun gaya hidup sehat.
Kepala BNNP Bali Brigjen Budi Sajidin mengatakan, HANI bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi merupakan hari keperihatinan dunia atas banyaknya korban penyalahgunaan narkotika.
“Peringatan HANI menjadi momentum dan komitmen bersama dalam memerangi narkotika demi kemanusiaan atau war on drugs for humanity,”kata rigjen Budi Sajidin salam sambutan di pembukaan turnamen padel.
Ia menegaskan, peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman terhadap ketahanan negara, kesehatan, sosial, ekonomi, hingga serta kualitas generasi muda.
“Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak bisa hanya dilakukan melalui pendekatan represif dan rehabilitasi. Diperlukan juga langkah promotif dan preventif yang mampu menyentuh langsung kehidupan masyarakat, terutama generasi muda,” ujarnya.
BNN saat ini terus mengembangkan Program Ananda Bersinar atau Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba. Program tersebut bertujuan membentuk lingkungan yang sehat, produktif dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Salah satu implementasinya dilakukan melalui kegiatan olahraga. Menurut Budi, olahraga mampu membangun pola hidup sehat, meningkatkan ketahanan diri, memperkuat komunitas positif, serta menciptakan ruang interaksi sosial yang produktif.
“Olahraga menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif sekaligus membangun benteng diri terhadap pengaruh narkoba,” katanya.
Cabang olahraga padel dipilih karena popularitasnya yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Olahraga yang mulai berkembang di Bali sejak masa pandemi Covid-19 itu kini semakin diminati berbagai kalangan dan telah menyebar ke sejumlah daerah di Indonesia.
Saat ini, perkembangan padel berada di bawah naungan PBPI yang terus mendorong pembinaan atlet sekaligus membangun budaya hidup sehat melalui olahraga tersebut.
Budi menilai karakter olahraga padel yang cepat, menyenangkan, sosial dan inklusif sangat relevan untuk menjadi media kampanye hidup sehat tanpa narkoba.
Turnamen berlangsung 5-7 Juni 2026 yang merupakan kelanjutan dari seri Piala Bersinar yang sebelumnya telah digelar BNN RI bersama PBPI Pusat di sejumlah daerah.
Tercatat 152 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Para peserta berasal dari berbagai kategori usia, mulai kelompok junior U-12 dan U-16 hingga kategori Gold. Menariknya, turnamen juga diikuti sejumlah warga negara asing yang turut meramaikan persaingan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, BNN berharap olahraga dapat menjadi media kampanye yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Turnamen ini diharapkan menjadi gerakan bersama untuk melindungi dan menyelamatkan masyarakat Bali dari ancaman bahaya narkotika, sekaligus menjadi implementasi nyata Program Ananda Bersinar,” tegasnya.
Dengan memadukan olahraga, edukasi, dan kampanye anti narkoba, semangat War on Drugs for Humanity diharapkan semakin mengakar di tengah masyarakat, khususnya generasi muda sebagai garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia yang sehat dan bebas narkoba.








