
BADUNG – Kasus pembunuhan kembali terjadi. Korbannya Kristoforus Loe Lae (23) asal Belu, Nusa Tenggara Timur, ditikam menggunakan pisau belati oleh temannya berinisial AVM (21).
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengonfirmasi penganiayaan menewaskan Kristoforus terjadi di Kos Jalan Toya Ning 2 Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Rabu (20/5/2026) malam.
Berawal korban dengan pelaku serta temannya Serfulus (24) pesta minuman keras di kos. “Saat sedang pesta miras, pelaku terlibat pertengkaran dengan ayahnya, Siprianus (57),”kata I Gede Adi Saputra Jaya, Kamis (21/5/2026).
Mereka adu mulut hingga saling pukul karena Siprianus melihat anaknya dalam kondisi mabuk. Pertengkaran itu dilerai oleh korban, tetapi justru memicu amarah pelaku.
Kemudian, AVM yang juga asal Belu meninggalkan lokasi. Tak lama, ia kembali membawa senjata tajam dan dihadang oleh saksi Serfulus sembari berusaha mengambil pisau.
“Saksi menenangkan pelaku agar tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap korban,”ungkapnya.
Namun, pelaku tidak menghiraukan dan secara membabi buta menyerang dan menusuk korban menggunakan senjata tajam.
“Korban mengalami luka di dada kanan dan dalam kondisi beradarah masuk ke kamar kosnya dan mengunci pintu,”beber I Gede Adi Saputra Jaya.
Sementara pelaku masih menunggu di luar sambil memegang pisau. Dalam kondisi terluka parah, korban memohon agar pelaku menghentikan aksinya.
Setelah itu, korban membuka pintu kamar dan meminta tolong untuk diantar ke rumah sakit. “Dia diantar ke klinik terdekat dan sekitar pukul 00.30 WITA dinyatakan meninggal dunia. Jasadnya dibawa ke RS Prof. Ngoerah,”ungkapnya.
Polisi yang menerima informasi langsung menuju lokasi kejadian dan pelaku diamankan. “Dia masih dimintai keterangan. Barang bukti yang diamankan berupa pisau belati dan sepeda motor pelaku,”tandasnya.








