
KUTSEL – Keluhan terkait layanan air bersih kembali mencuat di wilayah Kecamatan Kuta Selatan. Kali ini, warga Perumahan Sari Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, mengeluhkan kondisi air Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mangutama Kabupaten Badung yang kerap keruh dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Ketua Perumahan Sari Jimbaran, I Nyoman Berana mengatakan, persoalan itu sesungguhnya bukan hal yang baru. Gangguan, baik dari sisi debit maupun kualitas air, disebutnya telah berulang kali terjadi dan dirasakan oleh sekitar 400 kepala keluarga yang menghuni kawasan tersebut.
Menurutnya, kondisi ini sangat mengganggu kebutuhan harian warga, terutama untuk aktivitas rumah tangga. Berbagai laporan juga telah disampaikan kepada pihak terkait, namun hingga kini permasalahan serupa masih terus terjadi.
“Sudah sering dilaporkan, tapi belum ada penanganan serius. Harapan kami ada solusi nyata agar masalah ini tidak terus berulang,” sebutnya sembari berharap instansi terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh, sehingga kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Teknik (Dirtek) Perumdam Badung, I Made Suarsa yang kemudian dikonfirmasi, memastikan pihaknya telah memberikan atensi terhadap keluhan tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, ditemukan ada kebocoran pipa berdiameter 8 inci di kawasan Jalan By Pass Ngurah Rai. “Pipa yang pecah cukup panjang dan posisinya terhimpit beton, sehingga proses perbaikan harus dilakukan melalui penggalian secara bertahap dan hati-hati,” ucapnya.
Selain melakukan perbaikan, pihaknya juga melakukan flushing pada jaringan pipa guna menjaga kualitas air setelah proses perbaikan dilakukan. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini tim terus bekerja untuk melakukan pemulihan. Target kami perbaikan selesai malam ini, sehingga besok sudah normal,” pungkasnya. (adi)








