
KLUNGKUNG – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) di Kabupaten Klungkung mendapat sorotan tajam dari kalangan legislatif. Forum tahunan yang seharusnya menjadi ruang strategis menyerap aspirasi masyarakat dinilai kerap hanya menjadi agenda rutin, karena banyak usulan desa tak kunjung terealisasi.
Anggota DPRD Klungkung, Wayan Widiana, menegaskan Musrenbangcam tidak boleh sekadar menjadi seremoni perencanaan. Ia meminta pemerintah daerah memastikan setiap desa minimal memiliki satu program prioritas yang benar-benar terealisasi setiap tahun.
“Kami melihat masih banyak usulan yang berulang tahun. Harapan kami, setiap desa minimal ada satu program yang benar-benar terealisasi dan menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Klungkung,” tegasnya, Minggu (1/3/2026).
Ia mencontohkan Musrenbangcam Kecamatan Banjarangkan yang digelar di Desa Bakas, di mana sejumlah perbekel kembali mengusulkan perbaikan infrastruktur dan jalan usaha tani (JUT). Menurutnya, persoalan tersebut seharusnya sudah mendapatkan solusi permanen, bukan terus dicatat tanpa kepastian eksekusi.
Widiana mengingatkan, jika kondisi ini terus terjadi, desa bisa kehilangan semangat dalam menyusun prioritas pembangunan. Dampaknya, Musrenbangcam berpotensi kehilangan makna substantif dan melemahkan partisipasi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Klungkung I Made Satria saat membuka Musrenbang Kecamatan Banjarangkan Tahun 2026 menekankan pentingnya penguatan ekonomi produktif berbasis desa. Ia mendorong perbekel menggali potensi lokal dan tidak hanya menjalankan rutinitas administrasi.
Bupati juga memaparkan arah kebijakan anggaran ke depan yang menitikberatkan pada sinkronisasi program kabupaten dan desa. Menurutnya, keselarasan tersebut penting agar anggaran mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, di tengah tantangan kebijakan fiskal, ketidakpastian ekonomi global, dan ancaman perubahan iklim.
Meski demikian, DPRD berharap dorongan inovasi desa tetap diimbangi dengan realisasi konkret terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya infrastruktur yang selama ini menjadi usulan prioritas. (yaan)








