
KLUNGKUNG – Aksi balap liar di Kabupaten Klungkung seolah tak pernah benar-benar berhenti. Meski berulang kali ditertibkan aparat keamanan, para pelaku tetap nekat turun ke jalan, mempertaruhkan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Terbaru, personel Polres Klungkung bersama Polsek Dawan kembali membubarkan aksi trek-trekan di kawasan Jembatan Merah Pusat Kebudayaan Bali, Minggu (22/2/2026) dini hari. Patroli hunting tersebut dipimpin Kabag Ops Kompol I Nyoman Budiasa, S.H., sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat.
Resahkan Warga
Patroli digelar sejak dini hari menyusul maraknya laporan terkait aktivitas balapan liar di wilayah Kecamatan Dawan dan Kecamatan Klungkung. Aksi para remaja ini dinilai semakin meresahkan karena dilakukan di jalan umum yang masih dilintasi warga.
“Selain mengganggu ketertiban, balap liar juga berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas yang bisa berujung fatal, ini sangat membahayakan,” tandas Kompol Nyoman Budiasa didampingi Kasi Humas Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Minggu (22/2/2026).
Satu Mobil dan Tujuh Motor Diamankan
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil membubarkan aksi balap liar dan mengamankan delapan kendaraan yang digunakan para pelaku.
Barang bukti yang diamankan meliputi satu unit mobil dan tujuh unit sepeda motor. Seluruh kendaraan langsung dibawa ke Mapolres Klungkung karena terlibat aksi trek-trekan serta tidak dilengkapi surat-surat resmi.
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk penindakan sekaligus peringatan keras kepada para pelaku yang tak kunjung jera.
Polisi Tegaskan Efek Jera
Kabag Ops Polres Klungkung menegaskan, patroli hunting akan terus dilakukan guna memberikan efek jera serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) tetap aman dan kondusif.
Pihaknya juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat melaporkan aktivitas mencurigakan sehingga aparat dapat segera bertindak.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila menemukan aktivitas balap liar maupun gangguan keamanan lainnya,” tegasnya.
Penertiban ini tegas Kompol Budiasa menjadi sinyal aparat tak akan memberi ruang bagi aksi balap liar di Klungkung. Menurutnya, tanpa kesadaran para pelaku, penindakan demi penindakan tampaknya masih harus terus dilakukan. (yan)








