
KLUNGKUNG – Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) tidak cukup hanya dinilai dari laporan dan angka di atas kertas. Bagi Bupati Klungkung, I Made Satria kepuasan masyarakat saat membuka kran air di rumah masing-masing adalah ukuran sesungguhnya keberhasilan pelayanan.
Penegasan itu disampaikan Bupati I Made Satria, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Perumda Air Minum Tirta Mahottama Kabupaten Klungkung, Jumat (20/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat tetap terjaga optimal sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh pegawai.
Dalam arahannya, Bupati Satria menekankan bahwa PDAM merupakan ujung tombak pelayanan dasar pemerintah daerah. Karena itu, seluruh jajaran, mulai dari direksi hingga petugas teknis di lapangan, diminta memiliki mentalitas melayani yang responsif dan solutif.
“Kinerja kita bukan hanya soal angka di atas kertas, tapi soal seberapa puas masyarakat saat membuka kran di rumah mereka. Saya ingin setiap pegawai bekerja dengan hati dan penuh rasa tanggung jawab,” tegasnya.
Menurutnya, pelayanan air bersih menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sehingga tidak boleh dikerjakan secara asal-asalan. Ia mengingatkan agar setiap pegawai menanamkan rasa memiliki terhadap institusi serta tanggung jawab bersama dalam membangun Kabupaten Klungkung ke depan.
Selain itu, Bupati Satria juga mendorong terjalinnya sinergitas yang kuat antarbidang di lingkungan PDAM. Ia mengingatkan agar tidak ada ego sektoral yang justru menghambat pelayanan kepada masyarakat.
“Mari bersama-sama perkuat komitmen dan kerjasama yang baik. Jangan sampai ada ego sektoral antar pegawai, tetapi mari saling rangkul untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Bupati Satria memotivasi semangat kerja pegawai PDAM agar semakin meningkat sehingga kualitas pelayanan air bersih terus membaik dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. (yan)








