
KLUNGKUNG – Komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam memastikan akses air bersih bagi seluruh masyarakat benar-benar diwujudkan. Ini setelah Bupati Klungkung I Made Satria resmi melaunching pemasangan Sambungan Rumah (SR) jaringan air bersih untuk warga Desa Tanglad, Nusa Penida, bertempat di Balai Banjar Penyancangan, Jumat (5/12/2025).
“Dengan terwujudnya sambungan jaringan air bersih ini, maka akses air bersih di Desa Tanglad semakin mudah. Ini merupakan janji saya dan kewajiban pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” tegas Bupati Satria di hadapan warga.
Menurutnya, program penyediaan air bersih menjadi prioritas untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat Nusa Penida. Bahkan pada tahun 2026, pemerintah telah menganggarkan pemasangan SR di Desa Pejukutan yang memiliki jumlah penduduk lebih banyak. Dengan selesainya pemasangan di desa tersebut, seluruh desa di Kabupaten Klungkung akan resmi terlayani jaringan air bersih.
Harapan Baru dan Dorongan Ekonomi Lokal
Bupati Satria menambahkan, hadirnya jaringan air bersih bukan hanya soal pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. Peluang usaha rumah tangga dan UMKM dinilai akan tumbuh lebih cepat dengan adanya kepastian ketersediaan air bersih.
“Dengan sambungan jaringan ini akan tumbuh harapan baru bagi peningkatan kualitas kehidupan. Air bersih juga membuka peluang ekonomi baru. Karena itu, saya minta seluruh warga untuk menjaga dan merawat jaringan ini sebaik-baiknya,” pesannya.
Ia menekankan pentingnya pengawasan bersama, mengingat selama ini sering terjadi kebocoran akibat ulah oknum yang merusak atau membuat sambungan ilegal. Bupati menegaskan tindakan perusakan jaringan air adalah tindak pidana dan akan diproses hukum.
Ke depan, pemerintah juga akan melakukan revitalisasi dan peremajaan jaringan agar lebih aman dari kebocoran.
Bupati Satria turut mengingatkan bahwa kebutuhan air bersih untuk fasilitas umum seperti pura dan balai banjar dapat diajukan ke pihaknya untuk kemudian didiskusikan bersama PDAM Panca Mahotama, sehingga memungkinkan mendapatkan dukungan melalui CSR dan dikenakan tarif sosial.
Proses Pemasangan dan Distribusi
Direktur Utama PDAM Panca Mahotama, I Nyoman Renin Suyasa, menjelaskan bahwa pemasangan sambungan baru di Desa Tanglad diawali dengan identifikasi reservoir, dilanjutkan sosialisasi kepada masyarakat pada April 2025. Pendaftaran dilakukan di masing-masing dusun, sementara pemasangan jaringan serta SR berjalan paralel sejak Oktober 2025.
Jumlah SR yang terpasang meliputi:
Dusun Anta: 132 SR
Dusun Julingan: 22 SR
Dusun Tanglad: 177 SR
Sementara Dusun Watas masih dalam proses pemasangan Jaringan Distribusi Utama (JDU) dan Jaringan Distribusi Layanan (DL) karena jarak geografis yang jauh dari pipa induk. Pemasangan SR di dusun tersebut ditargetkan rampung pada 31 Desember 2025.
Renin Suyasa menambahkan, warga mendapat keringanan biaya penyambungan. “Biaya sambungan sebesar Rp1,5 juta dari harga normal Rp2,5 juta setelah mendapatkan diskon lebih dari 40 persen,” ujarnya.
Dengan terealisasinya pemasangan SR ini, masyarakat Desa Tanglad akhirnya bisa menikmati akses air bersih yang selama bertahun-tahun dinantikan, sekaligus menandai langkah maju pemerataan pelayanan dasar di Nusa Penida.(yan)








