
KLUNGKUNG –Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Klungkung diperkuat melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).
Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Selasa (25/11/2025), menjadi bentuk intervensi nyata pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan konsumsi ikan, terutama bagi keluarga berisiko stunting.
Kegiatan dihadiri langsung Ketua Forikan Kabupaten Klungkung, Nyonya Eva Satria, yang menegaskan pentingnya asupan ikan sebagai sumber gizi keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Nyonya Eva Satria menyampaikan pantun motivasi sebagai pembuka acara, sekaligus menekankan bahwa Gemarikan merupakan langkah konkret untuk mendorong masyarakat lebih rutin mengkonsumsi ikan.
Program ini, katanya, sangat penting terutama untuk keluarga yang masuk kategori berisiko stunting.
“Gemarikan ini merupakan wujud intervensi dari pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan pada masyarakat, terutama keluarga berisiko stunting,” ujar Nyonya Eva Satria.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan gerakan ini tidak lepas dari dukungan lintas sektor yang selama ini turut terlibat dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Maka dari itu, saya mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat luas untuk mendukung gerakan ini. Mari kita bahu-membahu demi masa depan anak-anak kita,” harapnya.
Kegiatan Gemarikan kali ini juga diisi dengan pembagian 200 paket olahan ikan kepada kelompok sasaran, yakni ibu hamil, ibu menyusui, serta balita usia 0–9 bulan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kecukupan protein hewani yang sangat dibutuhkan dalam tumbuh kembang anak.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Wedana Putra, menambahkan kegiatan ini merupakan salah satu strategi sektor perikanan dalam mendukung percepatan penurunan stunting.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu pengentasan stunting dan meningkatkan minat keluarga untuk memberikan asupan ikan. Kami menyiapkan 200 paket olahan ikan sebagai dukungan gizi bagi keluarga yang membutuhkan,” jelasnya.
Ia mengatakan, konsumsi ikan memiliki peran besar dalam pembentukan kecerdasan dan kesehatan anak, sehingga kesadaran masyarakat harus terus ditumbuhkan.
“Semoga kegiatan Gemarikan ini memberikan manfaat nyata dan menumbuhkan kesadaran untuk lebih banyak mengkonsumsi ikan,” ujarnya.
Program Gemarikan di Kabupaten Klungkung tidak hanya berorientasi pada pembagian bahan pangan, tetapi juga pada upaya mengubah pola pikir dan kebiasaan makan keluarga. Pemerintah daerah menilai konsumsi ikan masyarakat masih bisa ditingkatkan, khususnya di wilayah pedesaan. (yan)








