
KLUNGKUNG – Aksi balap liar disertai taruhan judi kembali meresahkan masyarakat di kawasan Jalan By Pass Ida Bagus Mantra, Klungkung. Jajaran Polres Klungkung bergerak cepat membubarkan kegiatan ilegal tersebut pada Sabtu (18/10/2025) malam.
Operasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Untung Laksono itu melibatkan sedikitnya 53 personel Satlantas. Polisi menerima informasi dari warga dan memantau aktivitas para pelaku melalui grup komunitas balap di media sosial.
“Anggota kami masuk ke grup-grup komunitas mereka di medsos. Dari sana kami mendapat informasi adanya aksi balap liar yang rencananya digelar malam ini,” ungkap AKP Untung Laksono, Minggu 919/10/2025).
Menurutnya, para remaja yang terlibat bahkan menyiarkan langsung aksi mereka lewat siaran langsung TikTok, sehingga membuat masyarakat semakin resah. Saat aparat tiba di lokasi, ratusan remaja yang sedang balapan maupun menonton langsung kocar-kacir, berusaha melarikan diri ke berbagai arah.
Sebagian kabur menggunakan sepeda motor, sementara yang lainnya lari ke area persawahan di sekitar GOR Swecapura, Gelgel, untuk bersembunyi dari kejaran petugas.
“Kami lakukan pengepungan, bahkan sampai ke sawah-sawah warga. Beberapa pelaku berhasil diamankan bersama motornya,” kata AKP Untung.
Dari hasil penertiban, polisi mengamankan belasan sepeda motor yang sebagian besar ditinggal kabur oleh pemiliknya. Mirisnya, hampir seluruh pelaku yang tertangkap masih berusia di bawah 17 tahun, bahkan dua di antaranya adalah remaja perempuan.
“Mereka ini masih anak-anak. Usianya paling tua 17 tahun. Kami temukan bukti bahwa sebelum balapan mereka sempat melakukan live di media sosial,” tambahnya.
Lebih parah lagi, dari hasil pemeriksaan awal, aksi balap liar itu disertai dengan taruhan uang (judi) antar peserta. Para remaja ini diketahui berasal dari berbagai wilayah seperti Klungkung, Bangli, dan Karangasem.
“Ini sudah sangat mengkhawatirkan. Mereka masih pelajar, tapi sudah ikut taruhan balapan. Kami minta peran aktif orang tua untuk mengawasi dan membina anak-anaknya agar tidak terjerumus,” tegas Untung Laksono.
Polres Klungkung menahan sementara belasan motor yang diamankan. Para remaja yang terjaring diwajibkan hadir Senin (20/10/2025) di Polres Klungkung bersama orang tuanya untuk menjalani pembinaan dan pendataan.
“Besok mereka kami panggil bersama orang tuanya untuk diberikan pembinaan langsung. Kami akan tegas menindak dan mencegah agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup AKP Untung. (yan)








