
BULELENG – Pemkab Buleleng melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DAPD) terus melaukan berbagai upaya menumbuhkembangkan budaya baca dikalangan generasi muda, Gen-Z ditengah pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini.
Selain pemenuhan sarana prasarana dan pengembangan layanan perpustakaan, dengan memanfaatkan dana alokasi khusus non fisik dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia tahun 2024, DAPD Buleleng juga menggelar Lomba Video Konten Literasi.
“Lomba ini merupakan implementasi dari Peraturan Perpusnas No. 12 tahun 2024 tentang Pemanfaatan Dana Alokasi Khusus Non Fisik,” ungkap Kepala DAPD Kabupaten Buleleng, Made Era Oktarini pada pembekalan kepada peserta yang masuk nominasi 50 besar Lomba Video Konten Literasi tahun 2025 di Gedung PLUT Buleleng, Rabu (7/5/2025).
Era Oktarini menandaskan pembekalan dengan menghadirkan narasumber Puja Astawa, Gede Pasek Sriada dan Kardian Narayana diharapkan dapat membuka wawasan peserta dalam mengikuti tahapan lomba selanjutnya, untuk meraih juara 1, 2 dan 3 serta 7 peserta favorit.
“Melalui kegiatan ini, berbagai ilmu dan pengalaman dari narasumber kita harapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan, serta bermanfaat bagi peserta dalam menghasilkan karya kreatif berupa vidio konten literasi berkualitas, yang tak hanya dapat mengedukasi tapi juga menumbuhkan budaya baca serta kecintaan masyarakat terhadap literasi dan perpustakaan,” tegasnya.
Sesuai tema besar, ‘Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca dan Literasi di Indonesia’, lomba yang salah satu kreteria penilaiannya adalah jumlah ‘viewer’ ini juga diharapkan dapat meningkatkan budaya literasi melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Karena dengan membaca, kita bisa membuat video konten literasi, sebagai karya yang tidak hanya indah secara visual tapi juga kaya akan nilai-nilai edukatif dan menginspirasi masyarakat,” pungkasnya. (kar/jon)








