
KLUNGKUNG – Sejumlah ruas jalan nasional di Kabupaten Klungkung dilaporkan mengalami kerusakan berupa gelombang dan lubang besar. Kondisi ini tidak hanya membuat perjalanan tidak nyaman, tetapi juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kerusakan terlihat di beberapa titik strategis, di antaranya di Jalan Gajah Mada tepat di simpang tiga depan Kantor Pos Klungkung yang permukaannya tampak bergelombang. Selain itu, lubang menganga juga ditemukan di ruas jalan Akah–Besakih, termasuk di dekat Pasar Desa Selat yang berpotensi memicu kecelakaan. Aparat kepolisian bahkan telah memasang pengaman di lokasi untuk mencegah insiden.
Kondisi serupa juga dikeluhkan warga di ruas Takmung–Banda serta di Desa Tegak, tepatnya di depan Pasar Cucukan. Di lokasi ini terdapat lubang besar berdiameter sekitar satu meter di bahu jalan, yang posisinya berada di kawasan padat pejalan kaki.
Seorang warga, Yasa, mengaku lubang tersebut sempat menyebabkan seorang pejalan kaki terperosok. Beruntung, korban tidak mengalami luka serius. “Sudah sampai ada orang jatuh ke lubang itu, beruntung tidak sampai luka-luka,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).
Warga berharap perbaikan segera dilakukan sebelum lubang semakin melebar dan membahayakan pengguna jalan, terutama saat malam hari atau hujan ketika lubang sulit terlihat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Klungkung, I Made Jati Laksana, Senin (23/3/2026), mengatakan pihaknya telah melaporkan kerusakan tersebut ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) karena status jalan merupakan kewenangan pemerintah pusat.
“Kami sudah melaporkan masalah itu ke balai jalan, karena jalan tersebut merupakan jalan nasional,” jelasnya.
Pemerintah daerah berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti, mengingat ruas-ruas jalan yang rusak merupakan jalur penting penghubung antarwilayah dan akses menuju kawasan wisata dengan volume kendaraan yang tinggi setiap hari.(yan)








