
KLUNGKUNG – Pemkab Klungkung menyiapkan bantuan dana untuk mendukung pelaksanaan ngaben massal berbasis desa adat serta kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Sekaa Teruna Teruni (STT).
Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian adat, tradisi, dan budaya Bali di tengah perkembangan zaman.
Komitmen tersebut ditegaskan saat Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra memimpin Sosialisasi Bantuan Pitra Yadnya (Ngaben Massal) Berbasis Desa Adat di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kania, Kabupaten Klungkung, Kamis (12/3/2026).
Program bantuan ini merupakan salah satu program unggulan dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Klungkung yang menitikberatkan pada upaya pelestarian adat istiadat dan budaya Bali melalui dukungan konkret pemerintah daerah kepada masyarakat.
Bupati Satria mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang akan melaksanakan upacara Pitra Yadnya, khususnya ngaben massal yang kerap membutuhkan biaya besar.
Menurutnya, bantuan yang diberikan bersifat stimulus agar masyarakat tetap dapat melaksanakan upacara adat dengan baik sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Melalui bantuan ini mari bersama-sama terus menjaga dan meningkatkan semangat gotong-royong menyama braya untuk melestarikan tradisi adat dan budaya leluhur Bali,” ujar Bupati Satria.
Ia juga meminta panitia pelaksana di masing-masing desa adat agar berkoordinasi lebih lanjut dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengenai mekanisme dan tahapan pengajuan bantuan, termasuk kelengkapan dokumen yang diperlukan.
Selain bantuan untuk pelaksanaan ngaben massal, Pemkab Klungkung juga memberikan perhatian kepada generasi muda melalui dukungan kegiatan Sekaa Teruna Teruni. Bantuan ini diberikan untuk mendukung berbagai kegiatan kepemudaan, termasuk pembuatan ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi serta kegiatan perayaan HUT Sekaa Teruna.
Besaran bantuan yang diberikan untuk kegiatan HUT Sekaa Teruna ditetapkan sebesar Rp5 juta untuk setiap sekaa teruna.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu kelancaran pelaksanaan upacara Pitra Yadnya atau ngaben massal di desa adat, serta mendukung kegiatan generasi muda melalui Sekaa Teruna,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Klungkung I Komang Widiasa Putra menjelaskan program bantuan ini bertujuan meningkatkan peran pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan upacara keagamaan di masyarakat.
Selain itu, bantuan ini juga diharapkan dapat memberikan motivasi dan perhatian kepada panitia penyelenggara sebagai stimulus serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan upacara Pitra Yadnya secara gotong royong.
Dalam skema bantuan tersebut, pemerintah memberikan bantuan sesajen dengan nilai Rp5 juta per sawe, dengan total bantuan maksimal yang dapat diterima satu kelompok penyelenggara mencapai Rp150 juta.
Melalui program ini, Pemkab Klungkung berharap tradisi ngaben massal yang menjadi bagian penting dari kehidupan adat dan spiritual masyarakat Bali tetap dapat terjaga, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tingkat desa adat. (yan)








