
KLUNGKUNG – Di sela kunjungan kerja ke DKI Jakarta, Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra melakukan audiensi dengan PT Ambara Duta Santi, Senin (12/1).
Pertemuan tersebut membuka peluang kerja sama strategis dalam penguatan infrastruktur digital yang diharapkan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Audiensi yang turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung, I Wayan Sudiarsa, menjadi forum pemaparan kesiapan PT Ambara Duta Santi dalam mendukung digitalisasi pemerintahan daerah. Direktur Utama PT Ambara Duta Santi, Agus Budirahardjo, menjelaskan pihaknya siap menyediakan jaringan internet terintegrasi untuk seluruh perangkat daerah, desa dan kelurahan, hingga kebutuhan server berbasis metro (metro network).
Tidak hanya itu, PT Ambara Duta Santi juga menawarkan dukungan pemasangan CCTV di kawasan wisata dan titik-titik strategis, serta pengembangan aplikasi WhatsApp Blast sebagai sarana komunikasi dan diseminasi informasi pemerintah kepada masyarakat. Aplikasi tersebut, kata Agus, bahkan telah mulai diterapkan sejak November 2025.
“Kami siap mendukung digitalisasi Pemkab Klungkung. Dengan sistem digital yang terintegrasi, pelayanan akan semakin efisien dan pada akhirnya berdampak pada peningkatan PAD Kabupaten Klungkung,” ujar Agus Budirahardjo.
Lebih jauh, PT Ambara Duta Santi juga menawarkan dukungan terhadap Program Koperasi Merah Putih yang tengah dikembangkan pemerintah. Dari delapan program yang telah ditetapkan, pihak swasta ini mengusulkan layanan digitalisasi sebagai salah satu program unggulan, khususnya dalam penyediaan jasa internet dengan tarif lebih murah bagi masyarakat.
Dalam skema tersebut, warga tidak hanya memperoleh akses internet yang terjangkau, tetapi juga mendapat keuntungan tambahan, seperti subsidi simpanan wajib koperasi hingga 100 persen.
Selain itu, perusahaan juga menawarkan opsi pengelolaan jaringan telekomunikasi di masing-masing desa, yang dinilai mampu menjaga estetika lingkungan sekaligus membuka potensi pendapatan baru bagi desa.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komitmen PT Ambara Duta Santi. Ia menegaskan, digitalisasi menjadi salah satu kunci penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berdaya saing.
“Saya berterima kasih atas dukungan PT Ambara Duta Santi selama ini. Digitalisasi ini nantinya tidak hanya mendukung peningkatan PAD, tetapi juga bermuara pada kesejahteraan masyarakat Klungkung,” tegas Bupati Satria.
Namun demikian, Bupati Satria menekankan pentingnya kesiapan regulasi sebagai landasan pelaksanaan digitalisasi tersebut. Ia meminta perangkat daerah terkait segera menyiapkan aturan yang jelas agar implementasi berjalan tertib dan berkelanjutan.
“Saya harapkan dinas terkait segera menyiapkan regulasi guna memayungi upaya digitalisasi ini, termasuk penertiban jaringan telekomunikasi di Kabupaten Klungkung,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menambahkan, Pemkab Klungkung saat ini telah menjalin komunikasi dan mengumpulkan seluruh penyedia layanan telekomunikasi yang beroperasi di wilayah Klungkung. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan dan perapian jaringan telekomunikasi, yang akan diawali dari kawasan Kota Semarapura.
Ia juga secara khusus mengundang PT Ambara Duta Santi untuk berinvestasi dalam pembangunan jaringan ducting bawah tanah di Kabupaten Klungkung. Menurutnya, penataan jaringan tidak hanya menyangkut aspek teknis, tetapi juga berkaitan erat dengan identitas dan estetika daerah.
“Klungkung adalah kota heritage. Jangan sampai estetikanya terganggu karena jaringan telekomunikasi yang semrawut. Penataan melalui jaringan ducting menjadi solusi jangka panjang,” pungkas Wabup Tjok Surya. (yan)








