
MANGUPURA – Aliran listrik di RSD Mangusada milik Pemkab Badung, Selasa (19/8) sore sempat padam. Kondisi ini membuat suasana rumah sakit genting, mengingat seluruh aliran listrik di Gedung D padam, dimana di gedung tersebut terdapat ruangan ICU (Intensive Care Unit) selain ruang perawatan pasien.
Dirut RSD Mangusada dr. I Wayan Darta menjelaskan, kejadian tersebut disebabkan terputusnya salah satu kabel yang tertanam, akibat tergaruk alat berat. “Di depan Gedung D saat ini ada pekerjaan landscape. Pekerja terlalu dalam menggaruk sehingga mengenai salah satu kabel, dari tiga kabel yang tertanam disana,”ungkap Darta saat dikonfirmasi, Rabu (20/8/2025).
Padahal menurut dia, pihak rumah sakit sudah mengingatkan pelaksana agar berhati-hati, mengingat dilokasi ada kabel listrik yang tertanam. Padamnya aliran listrik terjadi sekitar pukul 17.00 wita, pihak rumah sakit langsung melakukan evakuasi pasien, termasuk pasien darurat yang berada di ICU.
“Begitu listrik padam kita lakukan mitigasi dengan pemindahan pasien. Alat alat di ruang ICU memang memiliki kemampuan penyimpanan daya, sehingga walaupun listrik padam, masih bisa beroperasi,”ungkapnya. Pihaknya lantas berkoordinasi dengan pihak PLN untuk melakukan perbaikan. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa langsung turun ke RSD Mangusada memantau situasi.
Sekitar pukul 01.30 Wita, listrik di Gedung D kembali menyala.Setelah dipastikan aman, pihak rumah sakit mengembalikan pasien. “Pagi tadi seluruh pasien di Gedung D telah dikembalikan, dan situasi kembali normal,”pungkasnya. (lit)








