
KLUNGKUNG – Kalangan Dewan di Klungkung mendukung pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pariwisata oleh pemerintah daerah. Namun demikian, agar Pemkab ada target dan indikator keberhasilan yang jelas.
Ketua Komisi III DPRD Klungkung Komang Sutama dikonfirmasi,Kamis (12/6/2025) menyatakan, dirinya sangat mendukung dan setuju atas pembentukan Satgas Pariwisata oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung. Terlebih kehadiran Satgas tersebut dalam rangka percepatan tata kelola pariwisata Nusa Penida berkualitas dan berkelanjutan.
Sutama mengatakan, Pemkab harus punya regulasi yang jelas,apakah Satgas ini dibentuk berdasarkan keputusan bupati,peraturan bupati atau regulasi lain. Demikian pula,politisi PDIP ini mengingatkan Satgas meski punya mekanisme dan tata kelola kerja yang jelas sehingga tidak terjadi tumpang tindih dengan perangkat daerah dalam menjalankan tugas-tugas di lapangan.
Selain itu, target utama percepatan yang ingin dicapai juga harus jelas, apakah fokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM dan konservasi. Termasuk indikator kerja juga harus jelas, sehingga pelaksanaan tugas Satgas Pariwisata benar-benar terukur.
“Bagaiamana Satgas nantinya bersinergi dengan pemangku kepentingan yang lain. Sistem koordinasi seperti apa,itu juga harus jelas agar Satgas benar-benar efektif,”kata Sutama.
Sutama menegaskan,keberadaan Satgas Pariwisata agar mampu mendukung inklusi ekonomi lokal.
Sebelumnya, Pemkab melalui Dinas Pariwisata mengupayakan percepatan tata kelola pariwisata Nusa Penida berkualitas dan berkelanjutan dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pariwisata.
Satgas Pariwisata melibatkan unsur stakeholder terkait, tidak hanya dari pemerintah juga melibatkan instansi vertikal serta pihak –pihak yang punya peran strategis dalam upaya peningkatan kepariwisataan Nusa Penida.
Pembentukan Satgas Pariwisata didasari pesatnya pertumbuhan industri pariwisata khususnya di Nusa Penida. Di balik pertumbuhan itu, Pemkab menangkap selain membawa dampak positif sekaligus memunculkan berbagai persoalan, mulai dari kerusakan lingkungan,kemacetan,pelanggaran perizinan, ancaman sosial dan keamanan,degradasi budaya lokal serta ketimpangan ekonomi.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung Ni Made Sulistiawati menyampaikan, dengan semakin banyaknya kunjungan wisatawan, diiringi perkembangan usaha pariwisata seperti hotel, restoran,transportasi di Nusa Penida juga meningkat.
“Sehingga kita menginginkan semakin banyak kunjungan, kita bisa mengelola pariwisata di Nusa Penida menjadi tatanan pengelolaan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan,”tandas Sulistiawati,Minggu (8/6/2025). (yaan)








